Ternak Berkeliaran, Kinerja Satpol PP Dipertanyakan

Masyarakat Krueng Sabee, Aceh Jaya mempertanyakan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat

Ternak Berkeliaran, Kinerja Satpol PP Dipertanyakan
SERAMBI/RIZWAN
Pengendara hampir menambrak kawanan kerbau yang kerap melintasi di Jalan Nasional, Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (29/6). Aceh Barat sudah memiliki Qanun tentang Ternak dengan ancaman denda Rp 200 ribu bila melepas sembarang, namun tidak pernah ditertibkan oleh pihak Satpol PP Pemkab setempat. SERAMBI/RIZWAN 

CALANG – Masyarakat Krueng Sabee, Aceh Jaya mempertanyakan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat dikarenakan banyaknya ternak berkeliaran bebas di kompleks perkantoran dan jalan nasional di kabupaten itu.

Seperti yang disuarakan Samsul, salah seorang warga Krueng Sabe, hampir setiap hari ada ternak yang berkeliaran di depan perkantoran, namun tidak ada upaya untuk menertibkannya. “Itu kompleks perkantoran semestinya steril dari kawanan ternak, karena tidak enak dipandang jika banyak hewan berkeliaran di kawasan tersebut,” jelasnya.

Untuk itu, Samsul meminta Satpol PP Aceh Jaya untuk aktif menertibkan kawanan ternak yang berkeliaran di kawasan kompleks perkantoran maupun jalan nasional. “Ke mana Satpol PP, apa kerja mereka, kok tidak ada penindakan terhadap lembu-lembu itu,” tukas dia.

Hal senada diucapkan Aminah, warga Desa Krueng Sabe. Dia juga mengharapkan ada penertiban terhadap keberadaan kawanan ternak karena sudah sangat mengganggu dan membahayakan para pengendara yang melintasi jalan nasional Banda Aceh-Meulaboh tersebut. Apalagi, sebutnya, sudah sangat sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat bebasnya hewan itu berkeliaran di jalan. “Harapan kita ditertibkan, jika pemilik tidak mau menjaga sita saja lembu-lembu tersebut,” pungkasnya.(c52)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved