Petugas Rutan Gelar Razia

Untuk mengantisipasi peredaran narkoba, rumah tahanan negara (Rutan) Idi, Aceh Timur, menggelar razia di blok-blok

Petugas Rutan Gelar Razia
Dok: Polres Pidie
Polisi dari Polres Pidie mengamankan warga terlibat sabu di Kecamatan Kembang Tanjong, Sabtu (19/1/2019). 

* Cegah Peredaran Narkoba

IDI - Untuk mengantisipasi peredaran narkoba, rumah tahanan negara (Rutan) Idi, Aceh Timur, menggelar razia di blok-blok hunian warga binaan atau tempat-tempat yang dicurigai berpeluang disimpan atau terjadinya transaksi narkoba pada 14 dan 18 Januari lalu. Dalam razia tersebut ditemukan beberapa barang terlarang, seperti 17 unit Hp berbagai merek, 7 unit cas Hp, kabel listrik, gunting, dan sejumlah barang lainnya.

Kepala Rutan Idi, Efendi SH, didampingi Kasubsi Peltah dan Pengelolaan Rusydi SHl, dalam siaran pers yang diterima Serambi, Minggu sore mengatakan, berbagai upaya dilakukan jajaran lembaga Pemasyarakatan atau Rutan Idi untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba. Rutan Idi merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis PAS Kemenkumham Aceh.

“Kita juga terus melakukan upaya-upaya cegah tangkal dengan menggiatkan pengeledahan rutin dan insidentil di setiap blok hunian dan tempat-tempat yang dicurigai di lingkungan Cabang Rutan idi, bahkan dengan menggunakan pola acak waktu,” jelas Efendi.

Razia pengeladahan blok hunian warga binaan atau tempat terlarang yaitu 14 dan 18 Januari 2019 lalu. Razia dilaksanakan pada malam hari. Efendi mengatakan sasaran penggeledahan adalah kamar-kamar hunian WBP yang dicurigai, dapur, ruang TV, dan ruang ketrampilan dan tempat lainnya.

Dalam razia tersebut, jelas Efendi, telah ditemukan beberapa barang terlarang. Seperti 17 unit HP berbagai merek, 7 unit cas HP, kabel listrik, gunting dan sejumlah barang lainnya.

“Situasi saat razia berlangsung aman dan tertib sampai dengan selesai,” ungkapnya. Saat razia pada 14 Januari lalu, jelas Efendi, dilaksanakan penggeledahan seluruh kamar hunian, mulai dari kamar 1 sampai dengan 17. Petugas juga menertibkan sambungan listrik liar di setiap kamar hunian warga binaan. Pada waktu itu juga ditemukan barang-barang terlarang berupa hp, charger, kabel listrik, gunting, dan lainnya.

“Tanpa bermaksud menutup mata terhadap maraknya isu-isu adanya peredaran dan atau pengendalian narkoba di lapas/rutan, kita terus berupaya menekan sekecil mungkin beredarnya barang-barang terlarang di cabang Rutan Idi,” ungkap Efendi.

Saat ini, lebih dari 80% penghuni cabang rutan Idi akibat kasus Narkoba. “Ini menjadi suatu tantangan tersendiri bagi kami. Kami yakin dan percaya dengan dukungan semua pihak mampu memenangkan perang melawan narkoba untuk menyelamatkan bangsa ini,” ungkap Efendi. (c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved