Breaking News:

Digigit Ular Tanah, Nenek Marsinah Muntah Darah dan Tangannya Melepuh

Ia mengatakan sesampainya dirumah sakit ibunya mengalami muntah darah dari maghrib hingga jam 2 malam.

Editor: Amirullah
TRIBUNjogja.com | Wisang Seto Pangaribowo
masinah warga RT 01/RW 07 Padukuhan Bulurejo Desa Monggol, Kecamatan Saptosari digigit ular hingga mengalami tangan melepuh 

5. Sangat Beracun

Racun ular tanah juga sangat berbahaya karena bisa menghancurkan semua sel yang bersentuhan dengannya, baik itu sel darah merah, otot, ligamen dan tulang.

Bila digigit ular tanah harus langsung dibawa ke rumah sakit agar tidak terjadi kematian.

Gigitan ular tanah juga bisa menyebabkan pendarahan dari beberapa lubang tubuh seperti mata, hidung, mulut, telinga, organ seksual dan dapat menyebabkan fatal di otak.

Baca: Majelis Hakim dan Jaksa KPK, Pertimbangkanlah Jasa Irwandi

6. Habitat Hidup dan Waktu Aktif

Habitat hidup ular tanah adalah di bawah daun kering, kayu, batu, hutan, perkebunan karet, rumpun bambu, tanah pertanian, serta padang rumput.

Mereka aktif pada malam hari, terutama saat hujan.

7. Ular Tanah Muda Sudah Sangat Berbisa

Ular tanah berkembang biak dengan cara bertelur.

Para betina akan menjaga hingga telurnya menetas.

Ular tanah bayi hanya memiliki panjang sekitar 9 inci atau 22,86cm.

Namun jangan meremehkan gigitannya karena racun mereka sudah sangat berbahaya.

8. Makanan

Makanan ular tanah adalah tikus, katak dan kadal.

Baca: CPNS 2019 - Ini Jadwal Penerimaan dan Formasi dari Kemenpan RB, Pendaftaran Tak Via sscn.bkn.go.id

Baca: Polemik Najwa Shihab jadi Moderator Debat Pilpres, Begini Reaksi dari Sejumlah Pihak

Baca: Seleksi CPNS 2019 Dibuka Maret, Simak Jadwal dan Persyaratannya

( Tribunjogja.com | Wisang Seto Pangaribowo )

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Kisah Nenek Marsinah Digigit Ular Tanah, Muntah Darah Mulai Mahrib Hingga Pukul 2 Dini Hari

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved