Breaking News:

Waktu 3 Hari Lagi, Sekolah Diminta Segera Isi PDSS

Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, meminta pihak SMA sederajat di Aceh

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng. 

BANDA ACEH - Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, meminta pihak SMA sederajat di Aceh untuk segera mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sebab, batas waktu pengisian PDSS tersebut tinggal tiga hari lagi atau akan berakhir pada Jumat (25/1) mendatang. Menuruf Prof Samsul, pengisian data tersebut dapat dilakukan melalui website www.pdss.snmptn.ac.id.

Hingga Senin (21/1), sebut Rektor Unsyiah, sebanyak 300 sekolah dari total 997 SMA, MA, dan SMK di Aceh belum mengisi PDSS. Selain itu, lanjut Prof Samsul, 92 sekolah di antaranya belum memfinalisasi pengisian data. Karena itu, ia berharap pihak sekolah untuk concern terhadap masalah ini.

Terlebih lagi, kata Samsul Rizal, PDSS merupakan syarat utama bagi lulusan SMA sederajat untuk dapat mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tahun 2019. “PDSS merupakan syarat utama untuk ikut SNMPTN. Jika sekolah lalai, maka yang paling dirugikan anak-anak kita,” ungkapnya.

Rektor menjelaskan, PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak sekolah dan prestasi akademik siswa. Dikatakan, setiap sekolah yang mengikuti SNMPTN harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Sedangkan lulusan SMA sederajat yang berhak mengikuti SNMPTN harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), berprestasi akademik, dan terdaftar di PDSS.

Ia juga menekankan agar pihak sekolah dapat mengisi PDSS secara baik, tepat, dan tidak berlaku curang. Sebab, menurutnya, jika tim verifikasi SNMPTN menemukan kecurangan, maka sekolah yang bersangkutan tidak dapat ikut serta di SNMPTN tahun depan dan siswa akan dibatalkan kelulusannya.

Selain itu, Rektor Unsyiah juga mengajak pihak sekolah dan siswa untuk selalu memantau informasi penerimaan mahasiswa baru SNMPTN melalui website www.snmptn.ac.id. “Kami berharap pihak sekolah dan siswa dapat selalu memantau website agar segala informasi dapat diketahui secara lengkap dan jelas,” ajaknya.

Prof Samsul menambahkan, Unsyiah sudah melakukan sosialisasi SNMPTN untuk sekolah-sekolah di kawasan Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Pidie Jaya, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara. Sementara untuk wilayah barat, Unsyiah bekerja sama dengan Universitas Teuku Umar untuk sosialisasi di Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.

“Sosialisasi ini dilakukan untuk membantu sekolah dalam pengisian PDSS, sekaligus untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi di lapangan,” demikian Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal, seperti disampaikan kembali oleh Humas Unsyiah dalam siaran pers yang diterima Serambi, kemarin siang.

Bagi lulusan SLTA yang tak lulus SNMPTN, masih tersedia peluang untuk ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Baik SNMPTN maupun SBMPTN mulai tahun ini diselenggarakan oleh sebuah lembaga baru, yakni Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Jika peserta tes tak lulus UTBK, ia dibolehkan ikut sekali lagi.

Jika SBMPTN pun tidak lulus, masih tersedia satu peluang lagi untuk masuk PTN, yakni melalui jalur mandiri yang dilaksanakan oleh masing-masing PTN. (jal)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved