XL Axiata Sosialisasi Aplikasi Laut Nusantara

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan sosialisasi aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan Indonesia

XL Axiata Sosialisasi Aplikasi Laut Nusantara

BANDA ACEH - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan sosialisasi aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan Indonesia, yang berlangsung di Indramayu, Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, para nelayan mendapatkan pelatihan tentang pemanfaatan aplikasi digital Laut Nusantara untuk mempermudah nelayan dalam melakukan kegiatan melaut.

Group Head Central Region XL Axiata, Rd Sofia Purbayanti, dalam siaran pers yang diterima Serambi, Selasa (22/1) mengatakan, setelah diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti beberapa waktu lalu, maka XL Axiata memperkenalkannya kepada para nelayan di berbagai daerah.

“Tujuan kami tidak hanya membuat saja, tetapi bisa benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan untuk meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya akan membantu memperbaiki kualitas hidup mereka,” katanya.

Sofia melanjutkan, pada program sosialisasi ini tim dari XL Axiata mengajarkan langsung penggunaan aplikasi Laut Nusantara kepada para nelayan, serta pemahaman mengenai manfaat dari pemanfaatan teknologi digital untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan di laut, sekaligus memastikan keamanan dalam bekerja.

“Salah satu fitur yang mereka butuhkan adalah petunjuk lokasi tempat ikan berada, yang selama ini tidak dapat diperkirakan. Teknologi digital yang didukung data satelit mampu memberikan data-data ini,” sebutnya.

Dikatakan, didukung data lengkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan aplikasi Laut Nusantara yang dibangun selama kurang lebih lima bulan ini didukung basis informasi yang lengkap dan real time, serta sumber data sepenuhnya dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL).

“Masyarakat nelayan di seluruh Indonesia bisa mengunduh aplikasi Laut Nusantara di Play Store secara gratis melalui smartphone Android dengan menggunakan operator layanan data. Aplikasi ini bisa dipergunakan oleh nelayan saat melaut sejauh smartphone mereka masih bisa menangkap sinyal data dari operator,” jelas Sofia.

Dikatakan, berdasarkan ujicoba di sejumlah daerah, aplikasi ini masih dapat dibuka hingga jarak 10 mil dari pantai.

Beberapa fitur-fitur informatif yang terdapat di aplikasi Laut Nusantara yaitu daerah penangkapan ikan berupa informasi tentang sebaran ikan, potensi sebaran ikan, data cuaca informasi berupa arah angin, kecepatan angin, cuaca, tinggi gelombang pada koordinat tertentu, dan status aman, waspada dan bahaya untuk melaut.

Selanjutnya ada fitur lapor tangkapan yaitu nelayan melaporkan hasil tangkapannya ke dinas dan pihak terkait, jenis ikan, dan berat ikan yang ditangkap (kg). Serta fitur gelombang perairan terdiri atas informasi gelombang perairan Indonesia dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika tentang arah, gelombang dan ketinggian gelombang, informasi angin, informasi arah angin perairan Indonesia dari BMKG.

Selain informasi berbasis data untuk meningkatkan produktivitas kerja, aplikasi Laut Nusantara juga menyajikan informasi yang bersifat edukasi mengenai potensi dan isu kelautan lainnya. “Informasi dan data tersebut antara lain mencakup keberadaan terumbu karang, pelestarian biota laut, hingga ancaman pencemaran,” demikian Rd Sofia Purbayanti.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved