Polisi Tangkap Pelaku Curas

Personel Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh, menangkap MV (23), pemuda warga Kecamatan Jaya Baru

Polisi Tangkap Pelaku Curas
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH

BANDA ACEH - Personel Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh, menangkap MV (23), pemuda warga Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, yang melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) di Wisma WTC, kawasan Tepi Kali, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (10/1) lalu. Tersangka diringkus di Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (19/1) malam.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK kepada Serambi, Kamis (24/1) malam, mengatakan, dalam aksi curas yang dilakukan MV, tersangka berpura-pura meminta pekerjaan kepada korban Sundari (48), seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di kawasan tersebut.

Begitu korban lengah, tersangka MV langsung memukul IRT itu menggunakan kunci inggris, hingga korban tersungkur ke lantai dengan kondisi berdarah. Anak korban, T Zaldiansyah (22) yang mendengar jeritan sang ibu langsung ke luar dari kamarnya. “Aksi curas yang dilakukan tersangka MV, seusai korban melaksanakan shalat zuhur. Anak korban yang kebetulan berada di kamarnya langsung bergegas keluar dan melihat ibunya sudah dalam kondisi berdarah terletak di lantai,” kata AKP Taufiq.

Anak korban, kata Kasat Reskrim Polresta ini, langsung membawa ibunya ke rumah sakit dan melaporkan peristiwa itu ke polisi. Hasil penyelidikan, pihaknya memperoleh informasi tersangka MV sedang berada di Medan.

Personel Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) yang mendapat kabar hal itu, dengan dipimpin Ipda Krisna Nanda STrK, Jumat (18/1) malam langsung bergerak ke Medan. “Keesokan harinya, atau Sabtu (19/1), personel mendapat informasi tersangka sedang berada di Kelurahan Deli Tua. Tersangka berhasil ditangkap sekitar pukul 19.30 WIB, saat saat sedang berada di warung nasi pecel lele di kelurahan itu,” ungkap Taufiq.

Dari interogasi yang dilakukan petugas, MV mengakui perbuatannya mencuri Hp milik IRT, setelah korban dipukul dengan kunci inggris. Namun, Hp tersebut sudah dijual kepada seseorang di Kota Sabang dan personel langsung bergerak ke sana pada Senin (21/1), seusai membawa pulang tersangka MV ke Polresta.

“Di Sabang, kami mendapati pelaku yang menampung Hp curian itu berinisial RM (33) warga Kota Sabang. Untuk saat ini MV dan RM penadah barang curian itu ditahan di Polresta. Kami juga mengimbau kepada warga untuk tidak membeli, menampung Hp atau barang-barang yang tidak jelas surat pembelian atau surat lainnya yang dapat membuktikan kalau barang itu tidak bermasalah,” demikian AKP Taufiq.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved