Breaking News:

Pedagang Kecil Terjerat Rentenir

Sebagian pedagang kecil atau usaha kecil di Kota Langsa mulai terjerat rentenir dengan bunga pinjaman antara 20 sampai 30 persen

Editor: bakri
Serambi Indonesia
Pedagang Sayur 

* Diduga, Warga dari Sumatera Utara

LANGSA - Sebagian pedagang kecil atau usaha kecil di Kota Langsa mulai terjerat rentenir dengan bunga pinjaman antara 20 sampai 30 persen, dari satu minggu sampai satu bulan. Pelakunya, diduga warga Sumatera Utara (Sumut) yang menargetkan pedagang kecil, jika tidak mampu membayar, maka barang akan disita.

Para korban yang menyebut seperti ‘Bank 47’ merupakan target utama kelompok rentenir dari kelompok warga dari Sumut itu. Informasi yang dihimpun Serambi, Senin (28/1), rentenir diduga darga Sumatera Utara, dengan cara mendatangi warga ke gampong-gampong maupun pasar dengan menawarkan pinjaman uang tunai.

“Korban, rata-rata pedagang kecil yang dijebak dengan pinjaman uang menggiurkan, namun bunga 20-30 persen, bahkan lebih,” ujar seorang pedagang kecil yang namanya tak mau disebutkan. Dikatakan, mereka terbentur soal modal usaha, sehingga mudah menjadi sasaran para rentenir dengan sistim pelunasan, dari satu minggu sampai satu bulan.

Ditambahkan, ketika pedagang atau masyarakat belum mampu membayar pinjaman sesuai jatuh tempo, maka oknum rentenir tersebut tidak segan-segan mengancam, bahkan akan menyita barang yang ada di rumah.

Seorang warga korban rentenir, Azizah, menuturkan, dirinya terbentur modal usaha jualan kue dan kebutuhan sehari-sehari, sehingga terpaksa meminjam uang dari rentenir. Dikatakan, pinjaman uang tunai dari oknum rentenir itu dicicil sesuai perjanjian, dengan bunga 20 sampai 30 persen.

Dia mengatakan kondisi yang dialaminya juga banyak dialami pedagang lain sepertinya, terjerat dengan rentenir yang menawarkan pinjaman dengan bunga tinggi tersebut. Dia mencontohkan, jika pinjaman Rp 2 juta, maka saat dilunasi bisa mencapai Rp 3,4 juta dalam tempo satu minggu atau bunga sekitar 70 persen.

“Bayangi saja, jika pinjaman sampai tiga minggu atau satu bulan, karena bunga 20 atau 30 persen dihitung per 1 hari,” katanya. Disebutkan, jika menunggak membayar, maka dikenakan denda oleh rentenir, sehingga jika meminjam uang Rp 2 juta, pelunasannya bisa mencapai Rp 10 juta hingga lebih.

Menanggapi hal itu, Kadis Koperindakop dan UKM Kota Langsa, Drs Zulhadisyah MSP, kepada para wartawan, Senin (28/1) mengatakan masyarakat harus jeli dalam melakukan pinjaman uang dan lebih baik tidak berurusan dengan rentenir, karena tidak menggunakan aturan bunga pinjaman yang seharusnya.

Dia berharap masyarakat memahami suku bunga ditawarkan oknum rentenir itu sangat tinggi yakn 20 hingga 30 persen, sehingga sangat memberatkan peminjam. Apalagi sistem bungannya per hari, otomatis kelipatan bunganya cukup cepat berjalan, tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved