BPBD: 78 Orang Tewas dan 3 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sulsel, Kabupaten Gowa Terparah

Daerah terbanyak korban meninggal yakni di Kabupaten Gowa, sebanyak 53 orang dan 25 orang lainnya terbagi di 13 daerah lainnya di Sulsel.

BPBD: 78 Orang Tewas dan 3 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sulsel, Kabupaten Gowa Terparah
KOMPAS.com/ABDUL HAQ
Suasana pencarian korban tertimbun longsor di Dusun Pattiro, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Selasa, (29/1/2019). (KOMPAS.com/ABDUL HAQ) 

SERAMBINEWS.COM, MAKASSAR – Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang terjadi di Sulawesi Selatan, sampai dengan Rabu (30/1/2019), mencapai 78 orang.

Selain itu, 3 orang masih hilang dalam bencana yang terjadi pada Selasa (22/1/2019) itu.

Jumlah korban itu merupakan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan (Sulsel), dari 14 daerah di Sulsel.

Daerah terbanyak korban meninggal yakni di Kabupaten Gowa, sebanyak 53 orang dan 25 orang lainnya terbagi di 13 daerah lainnya di Sulsel.

 "Total korban tercatat hingga sekarang, Rabu (30/1/2019), sebanyak 78 orang meninggal dunia akibat bencana ini. 3 orang lagi masih dinyatakan hilang yakni korban banjir di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto," kata Kepala BPBD Provinsi Sulsel, Syamsibar.

Syamsibar mengungkapkan, 14 daerah yang terdampak bencana banjir itu yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Selayar, Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Tana Toraja.

“14 Daerah yang itu semua terdampak banjir, namun yang disertai tanah longsor hanya terjadi di Kabupaten Gowa," ujar dia.

Hingga hari kedelapan usai bencana, masih ada 9.429 jiwa yang mengungsi.

Sementara, jumah rumah yang terendam sebanyak 22.156 unit, hanyut 33 unit, dan tertimbun 5 unit.

Tempat ibadah yang rusak 12 unit, fasilitas pemerintah 8 unit, pasar 2, sekolah 70 unit, jembatan yang rusak 34, panjang jalan yang rusak 15.785 meter.

Kemudian, tambak yang rusak ada 183.394 hektare serta sawah 10.833 hektare.

Syamsibar menaksir kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sulsel sekitar Rp 125.808.127.500.(*)

Baca: Anak Sering Pulang Terlambat, Seorang Ibu Marah Lalu Cekik Putrinya hingga Tewas

Baca: Sore Ini, Sekda Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Ini Nama Ketiganya

Baca: Viral Spanduk PSI soal LGBT, DPW Angkat Bicara hingga Beberkan Temuan Kesalahan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPBD: 78 Orang Tewas dan 3 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sulsel"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved