Rohingya Kabur

Congkel Jendela Kamp, Delapan Wanita Pengungsi Rohingya di Bireuen Kabur Lagi

Disebutkan, diketahuinya mereka kabur setelah mendengar ada keributan di ruangan yang ditempatkan kaum wanita.

Congkel Jendela Kamp, Delapan Wanita Pengungsi Rohingya di Bireuen Kabur Lagi
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Pengungsi Rohingya di kompleks SKB Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Delapan wanita pengungsi muslim etnis Rohingya yang ditempatkan di kompleks SKB Bireuen kabur lagi sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (30/01/2019) setelah merusak jendela tempat penginapan.

Informasi itu disampaikan Koordinator Penggendali Posko Tagana Dinsos, Zulfikar GA didampingi Koordinator Keamanan Pengungsi M Ruslan Abdul Gani Se kepada Serambinews.com, Rabu (30/01/2019).

Baca: Digigit Serangga, Kaki Anak 2 Tahun Ini Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging dan Terancam Diamputasi

Baca: Biaya Haji Indonesia Paling Murah se-ASEAN, Benarkah Masa Tunggunya Paling Lama?

Baca: Diduga Penipuan Berkedok Hadiah, 10 Karyawan LHA Diamankan Polisi

Disebutkan, diketahuinya mereka kabur setelah mendengar ada keributan di ruangan yang ditempatkan kaum wanita.

“Ada suara ribut-ribut dan kami segera ke sana dan diketahui ada yang hilang. Setelah diperiksa, salah satu jendela sudah rusak," ujar Ruslan.

Pengungsi kaum wanita ditempatkan di ruangan tersendiri, sedangkan laki-laki di areal terbuka dengan menggunakan kelambu.

Mereka yang kabur bernama Monts Begum (31), Nasima (15), Zura Khatu (37), Hasina Khatu (11), Ummul Kalsum (17), Minuara (15), Bibi (15) dan Muntas Begum (14).

Kasus kaburnya ke delapan wanita Rohingya sudah dilaporkan ke Polres Bireuen dan Dinsos Bireuen.

Menjawab Serambinews.com kemungkinan ada yang menjemput, apalagi wanita, Ruslan tidak bisa memastikan.

Petugas keamanan melakukan pengamanan sebagaimana biasanya dan semakin ketat, namun mereka berhasil meninggalkan kompleks SKB menjelang shalat subuh.

Kaburnya delapan orang lagi, maka sisa pengungsi etnis Rohingya di SKB Bireuen tinggal 37 orang lagi dari jumlah seluruhnya 79 orang.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved