Krueng Alue Geutah Tercemar Limbah

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya menyatakan bahwa Krueng Alue Geutah di kawasan Desa Alue Bateung Brok

Krueng Alue Geutah Tercemar Limbah
SERAMBI/SA'DUL BAHRI
WARGA mengumpuLkan ikan yang mati di Sungai Alue Geutah di Desa Alue Bateung Brok, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, ribuan ikan di sungai itu mati mendadak yang diduga akibat pencemaran limbah PMKS PT Socfindo Seumayam.SERAMBI/SA'DUL BAHRI 

* Terbukti dari Hasil Pemeriksaan di Laboratorium

SUKA MAKMUE - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya menyatakan bahwa Krueng Alue Geutah di kawasan Desa Alue Bateung Brok, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, telah terbukti tercemar limbah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik salah satu perusahaan di daerah itu yang terjadi baru-baru ini.

Pencemaran itu berdasarkan hasil uji sejumlah parameter di Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Balai Riset dan Standardisasi Industri Laboratorium Penguji Baristand Industri Banda Aceh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nagan Raya, T Hidayat didamping Kabid Pengawasan dan Penataan, Yusnaidi serta Kabid Amdal Jufrizal kepada Serambi, Selasa (29/1), mengatakan, dari hasil uji sample di Baristand Banda Aceh, sungai atau Krueng Alue Geutah di Desa Alue Bateung Brok, Kecamatan Darul Makmur, benar tercemar limbah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS), milik salah satu perusahaan di daerah itu.

Disebutkan, pencemaran tersebut berpedoman pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 83 tahun 2001 kelas 3 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Hasil pemeriksaan pengukuran kebutuhan parameter oksigen untuk mengoksidasi senyawa terlarut dan partikel organik di air atau Chemical Oxygen Demand (COD) sudah melebihi baku mutu sesuai dengan PP RI Nomor 82 Tahun 2011.

Disebutkan, dua sample air yang diambil di sungai Alue Geutah pada saat matinya ribuan ikan di kawasan Desa Alue Bateung Brok pada Sabtu (29/12/2018). Dimana parameter COD sampel air seharusnya di bawah baku mutu 50 part per million (PPM), akan tetapi dari hasil uji lab mencapai 161 PPM. Berikut parameter BOD-5 dengan baku mutu 6, tetapi hasil uji mencapai 95. Begitu juga kadar oksigen terlarut atau DO yang tak sesuai standar.

“Kita tidak sebutkan dulu limbah PMKS milik perusahaan siapa, tetapi kita sedang menyiapkan pembentukan tim terpadu dulu untuk mengungkap sumber utama yang mengakibatkan terjadinya pencemaran Sungai Alue Geutah tersebut. Untuk sementara sudah mengarah perusahaan mana, tetapi belum boleh kita tuding dulu,” jelas T Hidayat.

Lebih lanjut, kata T Hidayat, pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan sample dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh, yang juga telah turun langsung ke lokasi pencemaran tersebut. Sedangkan hasil pemeriksaan dari DLH Nagan Raya yang diperiksa di Baristand di Banda Aceh sudah ada hasilnya.

“Perusahaan yang terbukti melakukan pencemaran limbah dari PMKS tentu pemerintah akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan. Dan tim terpadu nantinya akan memanggil pihak perusahaan yang diduga melakukan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nagan Raya T Hidayat didamping Kabid Pengawasan dan Penataan Yusnaidi serta Kabid Amdam Jufrizal kepada Serambi, Selasa (29/1) mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan dukumen izin lingkungan terhadap semua pemerusahaan kelapa sawit dan perusahaan lainnya.

Pemeriksaan dukumen izin lingkungan itu bertujuan agar perusahaan tidak semena-mena dalam kebijakannya, seperti pencemaran limbah PMKS yang telah terjadi di Sungai Alue Geutah, sehingga menyebabkan semua ikan dan bibitnya mati akibat limbah sawit tersebut.

“Bagi perusahaan yang ditemukan tidak mengantongi dukumen izin lingkungan tentu akan mendapat sanksi sesuai dengan aturan yang ada, sehingga tim kita dalam waktu dekat ini akan bergerak ke semua perusahaan untuk memeriksa dokumen izin lingkungan,” katanya.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved