Bermesraan di Bawah Payung Masjid Raya, Pasangan Mahasiswa Dicambuk

Sepasang mahasiswa menjalani prosesi hukuman cambuk, Kamis (31/1/2019) di halaman Masjid Rukoh, Darussalam, Banda Aceh.

Bermesraan di Bawah Payung Masjid Raya, Pasangan Mahasiswa Dicambuk
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Algojo sedang mengeksekusi cambuk terhadap salah seorang terpidana kasus Ikhtilat (bermesra-mesraan), Kamis (31/1/2019) di halaman Masjid Rukoh, Darussalam, Banda Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sepasang mahasiswa menjalani prosesi hukuman cambuk, Kamis (31/1/2019) di halaman Masjid Rukoh, Darussalam, Banda Aceh.

Mereka didapati oleh warga sedang bermesra-mesraan di bawah payung Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh.

Keduanya yaitu, pria AN (18) warga Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dan pasangan wanitanya, NS (18), warga Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Mereka masing-masing dicambuk sebanyak 17 kali cambukan di hadapan umum.

Awalnya mereka divonis 20 kali cambukan oleh majelis hakim, namun setelah dikurangi masa kurungan, keduanya dicambuk 17 kali.

Pasangan mahasiswa tersebut dinyatakan melanggar pasal 23 ayat (1) Jo tentang khalwat (berdua-duan di tempat sepi) dan Ikhtilat (bermesra-mesraan). Serta pasal 25 ayat (1) Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Berdasarkan informasi diperoleh Serambinews.com dari penyidik  Satpol PP dan WH Aceh, pada 18 November 2018 lalu pukul 21.00 WIB, keduanya ditangkap oleh tukang parkir dan pedagang  yang berada di sekitaran Masjid Raya Baiturrahman.

Menurut Penyidik, saat itu pasangan pria sedangkan tidur dipangkuan pasangan wanita. Kondisi halaman masjid juga sepi, karena sudah selesai shalat Isya.

Sehingga, pedagang dan tukang parkir yang melihat kejadian tersebut langsung mengamankan dan menyerahkan ke Satpol PP dan WH.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved