Breaking News:

Berwisata Memetik Rambutan di Lembah Seulawah

Kebun milik Midrar berada tidak jauh dari Jalan Nasional Banda Aceh–Medan atau berjarak 40-an KM dari Banda Aceh.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Yusmadi
SERAMBI NEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Kebun milik Midrar berada tidak jauh dari Jalan Nasional Banda Aceh–Medan atau berjarak 40-an KM dari Banda Aceh. 

Namun karena harganya sangat murah, sehingga terbersit ide untuk membuka kesempatan kepada pembeli untuk mendatangi langsung ke kebun.

Apalaginya lokasinya dekat jalan raya dan mudah dijangkau.

Setiap hari ada 50-100 orang pengunjung yang datang, omsetnya pun mencapai Rp 12 juta per hari.

Ia memprediksi, pengunjung akan semakin ramai pada hari Sabtu dan Minggu.

Ia menjelaskan, musim rambutan terjadi sekali dalam setahun, durasinya dalam sekali musim sekitar satu bulan.

“Ini baru satu minggu musimnya, jadi masih ada beberapa minggu kedepan, biasa lamanya satu bulan dalam sekali musim,” jelas Midrar yang dibantu istrinya, Eva.

Ima, salah seorang pengunjung dari Banda Aceh menyampaikan, dirinya mengetahui keberadaan kebun itu dari media sosial. Karena penasaran dan menurutnya unik, ia pun mendatangi langsung kebun tersebut bersama teman-temannya.

“Jadinya suasana kebunnya sangat rindang, buahnya lebat, jadi asik lah,” ujar Ima.

Hal serupa juga disampaikan Rahmat Taufik, warga Banda Aceh.

Menurutnya, keberadaan kebun rambutan milik Midrar yang membuka kesempatan kepada pengunjung untuk mendatangi langsung ke kebun sangat unik, karena sangat jarang kebun lain yang memberlakukan hal serupa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved