Lhokseumawe Diselimuti Kabut Tebal, Ini Penjelasan BMKG 

Sebagian wilayah Kota Lhokseumawe, pada Kamis (31/1/1019) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, dilanda kabut tebal.

Lhokseumawe Diselimuti Kabut Tebal, Ini Penjelasan BMKG 
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Kabut Asap Selimuti Kota Lhokseumawe 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebagian wilayah Kota Lhokseumawe, pada Kamis (31/1/1019) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, dilanda kabut tebal. Khususnya di kawasan Blang Mangat.

Masyarakat yang berkendaraan memilih menghidupkan lampu karena jarak pandang hanya 10-20 meter.

Namun pihak  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, mengatakan, kabut tersebut bukan akibat adanya kebakaran lahan, tapi hanya karena adanya penurunan temperatur suhu.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Nasron, menyebutkan, pihaknya memang menemukan dua titik panas di bagian selatan dan barat wilayah itu.

Tapi karena arah angin berembus dari timur, sehingga diyakini kabut yang melanda Kota Lhokseumawe ini bukan dari titik panas yang terpantau tersebut.

Baca: Kapal Motor Asal Aceh Timur Karam di Perairan Lhokseumawe, Begini Kondisi 15 Anak Buah Kapal

Baca: Ini Jumlah CJH Lhokseumawe yang Berangkat Tahun 2019

Baca: Politeknik Negeri Lhokseumawe Tampung 1.400 Mahasiswa Baru, Ini Jadwal dan Jalur Penerimaan

Kata Nasron, kabut yang sedang terjadi pagi ini akibat penurunan temperatur. Dari 24 derajat celcius pada dini hari, turun menjadi 23,8 derajat celcius menjelang pagi. Sehingga terjadi pengembunan.

"Pengembunan pada 10 meter di permukaan tanah yang terjadi akibat perubahan temperatur, terlihat seperti kabut di Lhokseumawe. Tapi sesuai analisis sementara, ini bukan karena adanya kebakaran lahan," jelasnya.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved