Jokowi: Masak 4 Tahun Difitnah dan Dibilang PKI, Saya Diem? Saya Jawab Sekarang

Sekali lagi, Jokowi meminta umat Islam tidak langsung percaya dengan isu yang beredar. Apalagi tidak jelas sumbernya.

Jokowi: Masak 4 Tahun Difitnah dan Dibilang PKI, Saya Diem? Saya Jawab Sekarang
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018).(Fabian Januarius Kuwado) 

SERAMBINEWS.COM, REMBANG - Presiden Joko Widodo mengklarifikasi sejumlah isu miring yang menerpa dirinya di acara "Sarang Berzikir" di Pondok Pesantren Al-Anwar, Kelurahan Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

"Saya sudah empat tahun ini, entah direndahkan, entah dimaki, entah dihina, entah difitnah, saya diem saja. Sabaaarr, sabaaarr ya Allah. Saya hanya begitu," ujar Jokowi, Jumat (1/2/2019).

"Tapi kan kadang-kadang juga perlu saya jawab. Masak empat tahun dibilang PKI, saya diem? Dibilang anti-ulama masak saya diem? Dibilang kriminalisasi ulama masak saya diem? Saya jawab sekarang," lanjut dia.

Mengenai tuduhan bahwa ia adalah PKI, Jokowi membantahnya.

Ia menyebut, isu itu tidak logis.

Sebab, PKI dinyatakan jadi organisasi terlarang tahun 1965/1966.

Sementara, Jokowi baru lahir tahun 1961, empat tahun sebelum PKI dibubarkan oleh negara.

"Artinya saya masih balita. Enggak ada yang namanya PKI balita itu enggak ada," ujar Jokowi.

Isu miring selanjutnya, yakni soal Jokowi anti-ulama. Jokowi juga tidak habis pikir dengan tudingan tersebut.

Sebab, dalam setiap kunjungannya, ia selalu menyempatkan diri bersilaturahim dengan kiai, ulama dan para santri di pondok pesantren.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved