Viral! Kakek 60 Tahun Nikahi Janda 21 Tahun, Begini Kisah dan Uang Panainya?

Awalnya, pernikahan itu biasa-biasa saja sampai akhirnya dipublikasi di Facebook dan kabar pernikahannya tersebar.

Alasan untuk menikahi Tika karena istri pertama Saing sudah tua dan tidak memiliki anak.

Selain tua, istri pertama Saing juga sedang lumpuh. Sehingga Saing memutuskan untuk menikah agar nantinya istri pertama Saing ada yang merawat.

"Karena kasihan dia menjanda lama, akhirnya lamaran Puang Saing itu kami terima dan Tika juga sudah menyetujui untuk dilamar Puang Saing," kata Ratna, tante Tika.

Mendengar penjelasan Ratna, Tika yang ada di samping tantenya, tersimpu malu dan keluarga lainnya ikut ketawa bersama saat Tribun berkunjung ke rumah Tika di Coddong.

Baca: Pengakuan Ayah Vanessa Angel Soal Pergaulan Putrinya, Mulai Berubah Sejak Kenal Pria di Facebook

Uang Panai

Dalam tradisi etnis Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan, saat acara penikahan, selalu ada syarat yang bernama uang panai atau uang belanja untuk pengantin mempelai wanita yang diberikan oleh pengantin pria.

Lantas berapa uang panai yang diberikan Saing kepada Tika? Juga apakah mahar yang diberikan Saing?

Kepada Tribun, Tika yang ditemani tantenya Ratna, malu-malu menceritakan besarannya.

Setelah dibujuk, Tika mengatakan uang panai yang diterima pihak keluar, dalam hal ini yang mengurus tantenya, sebanyak Rp 25 juta.

Sedangkan mahar yang diterima Tika adalah sebuah kebun yang berisi dua pohon cengkih yang produktif –menghasilkan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved