Warga Pidie Prihatinkan Pelajar tak Bisa Baca

Sejumlah warga Kabupaten Pidie mengaku prihatin dengan kondisi pelajar yang belum bisa membaca, padahal sudah duduk dibangku kelas VI SD

Warga Pidie Prihatinkan Pelajar tak Bisa Baca
Google
Ilustrasi 

SIGLI - Sejumlah warga Kabupaten Pidie mengaku prihatin dengan kondisi pelajar yang belum bisa membaca, padahal sudah duduk dibangku kelas VI SD atau juga SMP. Keprihatinan itu disampaikan oleh Laisani MSi, mantan Kadis Pendidikan Pidie dan Kadis Pendidikan Aceh, serta Zainal Abidin Suarja, Ketua Lembaga Riset Natural Aceh.

Laisani mengatakan, pendidikan awal anak dari nol secara formal seharusnya disiplin. “Bisa membaca, menulis, berhitung dari tingkat awal dan di SMP pendalaman arah kemana lanjutan harus memilih, kejuruan atau agama,” katanya.

“Dalam standar anak, ada normal, super atau lambat menerima pelajaran seorang guru dan kajian perlambatan akibat saraf otaknya,” ujarnya. Dia mengatakan dalam daya serap yang diajarkan guru, maka harus disesuaikan dengan aspek KKM (kriteria ketuntasan minimal).

Dia mencontohkan, KKM 75, maka daya serap kurikulum minimal 75 persen, tetapi guru harus 80 persen. Dia mengatakan sebelumnya adaa pendidikan khusus dan layanan khusus untuk anak berkebutuhan khusus. “Memang lebih besar anggaran anak berkebutuhan khusus. Jadi perlu adanya pengelompokan anak jenjang SD, yang berkebutuhan khusus atau normal,” katanya.

Sedangkan Ketua Lembaga Riset Natural Aceh, Zainal Abidin Suarja, Jumat (1/2) mengatakan para pendidik tidak boleh terpaku dengan satu metode, tapi bersinergi dengan pihak lain. “Di daerah lain ada Kapolsek, ada Danramil membantu mengajar, jika sekolah kurang guru,” katanya.

Apalagi, sebutnya, di Pidie banyak komunitas organisasi mahasiswa yang aktif. “Banyak solusi bisa dijalanka dan kita harap masalah ini tidak menjadi puncak gunung es yang timbul ke permukaan,” kata Zainal Abidin Suarja, Ketua Lembaga Riset Natural Aceh.(aya)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved