Tolak Dipindahkan, Warga Pilih Perbaiki Sendiri Jembatan Ulee Raket Secara Darurat

Perbaikan abutment jembatan oleh ratusan warga secara ramai-ramai itu dengan mendatangkan sebuah alat berat jenis beko serta material dari batang.

Tolak Dipindahkan, Warga Pilih Perbaiki Sendiri Jembatan Ulee Raket Secara Darurat
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Warga dengan mendatangkan beko memperbaiki jembatan Ulee Raket Kaway XVI, Aceh Barat, Senin (4/2/2019). 

Laporan Rizwan I Meulaboh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Kaway XVI dan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Senin (4/2/2019) memperbaki secara darurat jembatan Ulee Raket, Sawang Teube Kaway XVI yang roboh.

Perbaikan abutment jembatan oleh ratusan warga secara ramai-ramai itu dengan mendatangkan sebuah alat berat jenis beko serta material dari batang kelapa.

Koordinator warga Kamaruzzaman kepada wartawan mengatakan perbaikan secara darurat dilakukan agar jembatan itu bisa dilintasi meski kondisi jembatan yang roboh sudah miring pada November 2018 lalu.

Baca: Filipina Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Sulu Pasangan Asal Indonesia, Begini Tanggapan Wiranto

Baca: Pesepak Bola Bahrain Tak Mau Diekstradisi oleh Thailand, Takut Disiksa Jika Kembali ke Negaranya

Baca: Sepanjang Januari 2019, Kejari Bireuen Tangani 48 Perkara, Terbanyak Kasus Narkotika

"Selama ini kami harus melintasi jalan lebih jauh. Dengan perbaikan pada abutmen itu sehingga bisa dilewati orang dan kendaraan roda dua," katanya.

Menurut Kamaruzzaman, warga dari dua kecamatan yang selama ini menggunakan jembatan tersebut meminta Pemkab segera membangun kembali jembatan yang roboh, apalagi anggaran sudah disahkan.

"Warga menolak rencana Pemkab memindah pembangunan jembatan baru pada lokasi wilayah lain. Kami meminta dibangun di sekitar lokasi semula di Ulee Raket sebagaimana pernah disepakati lalu," kata Kamaruzzaman.(*)

Penulis: Rizwan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved