Bawa Senjata Tempur Militer ke Sekolah, Seorang Remaja Berusia 17 Ditahan Aparat Kepolisian Saudi

Dalam video viral, terlihat tiga orang remaja menaiki tangga sekolah dengan cepat. Satu dari remaja itu membawa senjata tempur militer, AK 47.

Bawa Senjata Tempur Militer ke Sekolah, Seorang Remaja Berusia 17 Ditahan Aparat Kepolisian Saudi
SCREENSHOT FROM YOUTUBER/KOLASE SERAMBINEWS.COM
Kolase foto seorang remaja di Saudi terekam kamera membawa senjata tempur militer, AK-47 ke sekolah. 

Dalam video viral yang diduga diambil menggunakan ponsel, terlihat tiga orang remaja menaiki tangga sekolah dengan cepat. Satu dari remaja itu membawa senjata tempur militer, AK 47.

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Seorang remaja Saudi terekam kamera membawa senjata tempur militer, AK 47 ke sekolahnya.

Dilansir dari Kompas.com, netizen Saudi menyerukan adanya hukuman keras bagi seorang remaja yang dilaporkan ditahan polisi setelah membawa senapan serbu ke sekolah.

Dalam video viral yang diduga diambil menggunakan ponsel, terlihat tiga orang remaja menaiki tangga sekolah dengan cepat.

Diwartakan Gulf News pada Selasa (5/2/2019), salah satu dari remaja itu membawa senapan AK-47 sembari berbicara dengan temannya.

Juru bicara kepolisian menuturkan, insiden itu terjadi Sabtu (2/2/2019) di sekolah Layla, kota Al Aflaj, sekitar 330 km di selatan Riyadh.

Baca: Punya 50.000 Pasukan Bersenjata, MILF tak Pernah Pungut Pajak Revolusi (Bagian 6-Habis)

Baca: Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Papua, Korban Sempat Minta Tolong usai Peluru Menembus Lehernya

Baca: Anggota Pusat Latihan Tempur Kodiklat TNI AD Dibunuh Karena Utang, Ini Pengakuan Tersangka ke Polisi

Penegak hukum bergerak setelah mendapat laporan tentang adanya peristiwa tersebut, dan menahan remaja yang dilaporkan berusia 17 tahun itu.

Sesuai dengan hukum yang berlaku di Saudi, remaja yang tak disebutkan identitasnya ini terancam menghuni penjara selama setahun.

Sementara berdasarkan aturan kepemilikan senjata, orang yang senjata perang beserta amunisinya bisa dipenjara hingga 15 tahun.

Para warga Saudi itu menginginkan adanya hukuman lebih keras bagi remaja tersebut sehingga kultur membawa senjata di beberapa tempat bisa dihilangkan.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved