Abdel Khaleq dan Abdel Karim, Bayi Berkepala Dua di Yaman yang Menanti Diselamatkan

Kesukaran itu juga dihadapi oleh orangtua dan dokter di negara tersebut dalam menangani bayi kembar siam yang terjebak dalam satu tubuh.

Abdel Khaleq dan Abdel Karim, Bayi Berkepala Dua di Yaman yang Menanti Diselamatkan
AFP/MOHAMMED HUWAIS
Bayi siam berjenis kelamin laki-laki, Abdel Khaleq dan Abdel Karim, berada di inkubator di rumah sakit di Sanaa pada Rabu (6/2/2019). (AFP/MOHAMMED HUWAIS) 

SERAMBINEWS.COM, SANA'A - Perang di Yaman membuat penduduk kesulitan mendapat kebutuhan pokok, termasuk akses kesehatan.

Kesukaran itu juga dihadapi oleh orangtua dan dokter di negara tersebut dalam menangani bayi kembar siam yang terjebak dalam satu tubuh.

Mereka membutuhkan bantuan segera untuk memperoleh bantuan perawatan di luar negeri.

Diwartakan BBC, Rabu (6/2/2019), Abdul Khaleq dan Abdul Rahim berusia dua pekan.

Keduanya diyakini tidak akan selamat jika terus berada di Yaman, di tengah perang saudara.

Mereka kini berada di rumah sakit Al-Thawra di Sana'a, yang kini dikuasai oleh kelompok pemberontak, Houthi.

Sementara, bandara di Sana'a diblokade sejak 2015 oleh koalisi Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman.

Meski terjebak dalam satu tubuh, Abdul Khaleq dan Abdul Rahim memiliki tulang belakang, paru-paru, jantung, dan sistem pencernaan yang terpisah.

Namun, keduanya berbagi dua ginjal, dua kaki, dan dua tangan.

Untuk membantu pernapasan, mereka harus berada di inkubator.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved