Keluarga Muda asal Simeulue Tinggal di Gubuk

Satu keluarga asal Desa Jaya Baru, Kecamatan Salang, Simeulue hidup di rumah tak layak huni alias gubuk

Keluarga Muda asal Simeulue Tinggal di Gubuk
IST
PETUGAS program keluarga harapan (PKH) Simeulue, mendata keluarga kurang mampu di Desa Jaya Baru, Kecamatan Salang. Foto direkam belum lama ini. 

SINABANG - Satu keluarga asal Desa Jaya Baru, Kecamatan Salang, Simeulue hidup di rumah tak layak huni alias gubuk. Rumah dengan kondisi reot itu dihuni empat orang yang terdiri Dian selaku suami bersama istrinya Darmiati, serta dua orang anak mereka yang masih kecil-kecil.

Mustasar selaku Kechik Jaya Baru kepada Serambi, Rabu (6/2), menyatakan, keluarga Dian tersebut memang tergolong miskin. Pasangan muda itu, sebutnya, menikah pada tahun 2016 lalu, akan tetapi hingga saat ini belum mengantongi buku nikah dan kartu keluarga.

Untuk mengurus bantuan pun, lanjut Mustasar, pasangan muda itu terkendala data administrasi. Karena setiap mengurus bantuan saat ini harus melampirkan data-data keluarga seperti KTP dan juga kartu keluarga (KK).

“Mereka nikah muda, tidak bisa mengurus bantuan karena terkendala data. Saya bersama Sekdes, Senin nanti, ke Sinabang membantu mengurus data keluarga mereka,” tandas Keuchik Jaya Baru.

Dijelaskannya, lantaran keluarga muda itu belum mengantongi KK, menyebabkan mereka terkendala untuk mendapat bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH). “Program PKH mereka sudah masuk data. Tapi tak bisa disalurkan karena tak ada KK. Ini yang sedang kami urus bersama Sekdes nanti ke Sinabang,” tutur Mustasar.(sm)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved