Walkot Lantik Pejabat Eselon II

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya melantik 11 pejabat eselon II di aula Setdako setempat

Walkot Lantik Pejabat Eselon II
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
WALIKOTA Lhokseumawe, Suaidi Yahya melantik 11 pejabat eselon II di Aula kantor Pemko setempat, Kamis (7/2/) sore. 

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya melantik 11 pejabat eselon II di aula Setdako setempat, Kamis (7/2) sore. Seluruh pejabat yang dilantik itu merupakan dari hasil lelang jabatan beberapa waktu lalu.

Suaidi Yahya dalam sambutannya mengucapkan selamat bagi pejabat yang telah dipilih, dan dipercaya menduduki jabatan eselon II di lingkungan Pemko Lhokseumawe. “Pejabat yang terpilih kali ini ada wajah baru--belum pernah menjabat kadis–, ada juga pejabat lama. Namun, kita yakin mereka akan mampu untuk bekerja demi memajukan Kota Lhokseumawe sesuai tupoksi, dan tugas masing-masing,” ujarnya.

Disebutkan, dalam sesi wawancara sebelumnya, seluruh pejabat eselon II ini sudah berjanji kepada dirinya meski secara lisan. Di mana para pejabat akan merampungkan konsep kerja dalam waktu 100 hingga 200 hari. Sehingga, janji para pejabat baru tersebut akan dipegang.

Sebaliknya, lanjut Suaidi, bila sampai batas waktu ditentukan, ternyata tidak ada konsep nyata dalam penyusunan program kerja untuk memajukan daerah, posisi pejabat tersebut langsung dievaluasi. “Bila hasil evaluasi kita nilai pejabat tersebut tidak mampu menjalankan tugasnya, pasti kita akan ambil tindakan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, wali kota mengharapkan kepada pejabat yang dipercaya dapat bekerja secara serius, ikhlas serta penuh tanggungjawab. “Ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Karena, kita ingin bersama-sama membangun Lhokseumawe ini,” demikian Suaidi Yahya.

Sebagaimana diketahui, panitia lelang jabatan untuk 12 jabatan eselon II di lingkungan Pemerintahan Kota Lhokseumawe, membuka pendaftaran sejak 26 November – 3 Desember 2018. Saat itu, sebanyak 36 calon yang mendaftar. Namun, pada tahap seleksi administrasi hanya 34 pejabat yang lolos.

Hasil seleksi lanjutan, panitia meluluskan 30 nama untuk ke-12 jabatan tersebut. Untuk satu jabatan, ada yang lolos dua orang dan ada yang tiga orang. Setelah ditetapkan oleh panitia lelang dan adanya rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta, ke-30 nama tersebut diserahkan ke wali kota. Akhirnya wali kota memilih satu nama untuk satu jabatan.

Pada pelantikan kemarin, dari 12 jabatan yang dilelang hanya 11 pejabat eselon II bisa dilakukan pelantikan. Sementara untuk satu jabatan lain, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) belum bisa dilakukan pelantikan, walaupun tahapan seleksi sudah tuntas.

Suaidi Yahya menyebutkan, dari tiga nama yang lulus seleksi, Taufik sudah ditetapkan sebagai Kepala Disdukcapil. Namun, saat ini belum bisa dilantik. Karena, khusus untuk dinas tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Permohonan rekomendasi sudah kita kirim ke Mendagri. Bila sudah turun, Taufik akan langsung kita lantik juga,” pungkasnya.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved