Langsa Kembangkan Bakau

Pemerintah Kota (Pemko) Langsa telah mengembangkan kawasan pohon bakau atau manggrove di kawasan pinggiran pantai

Langsa Kembangkan Bakau
SERAMBINEWS.COM/ FOTO HUMAS Pemkab Pidie
Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) berpeci merah menanam manggrov bersama unsur forkopimda di Gampong Neuheun, Kecamatan Batee, Pidie, Selasa (21/12019). 

* Petugas Siap Jaga Hutan Manggrove

LANGSA - Pemerintah Kota (Pemko) Langsa telah mengembangkan kawasan pohon bakau atau manggrove di kawasan pinggiran pantai. Petugas penjaga hutan manggrove akan terus menjaga kawasan wisata hutan yang telah menjadi ikon Kota Langsa, apalagi upaya penanaman terus dilakukan untuk menjadi penyangga pesisir.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, Jumat (8/2) menyebutkan manggrove kawasan lahan basah yang luas sebagai penyangga kehidupan untuk berkembang berbagai spesies flora dan fauna. Mulai dari tanaman bakau yang ragamnya mencapai lebih kurang 30 jenis maupun fauna endemik.

Namun, katanya, di sekitar area hutan manggrove ini masih banyak warga yang tidak mampu atau miskin, sehingga keadaan ini rentan dimanfaatkan. Dia menegaskan telah menerbitkan Qanun Gampong tentang Pelestarian Hutan Manggrove, termasuk telah membentuk petugas menjaga hutan kota dan lainnya, sehingga warga diharap tidak menebang kayu bakau.

“Oknum yang sekedar mencari keuntungan ekonomi hanya merusak hutan manggrove dan penebangan kayu bakau jelas-jelas ilegal,” tegasnya. Toke Seuem menyatakan untuk menjaga ekosistem bakau, maka perlu pendekatan konservasi berbasis kesejahteraan melalui pengembang ekowisata hutan bakau.

Dikatakan, Pemko Langsa juga melakukan upaya dengan membentuk petugas penjaga hutan manggrove. Untuk mencegah penebangan bakau oleh masyarakat, Pemko Langsa akan memberi keterampilan kepada masyarakat, agar mampu memanfaatkan hasil hutan non-kayu agar pendapatan meningkat, termasuk lapangan kerja, sehingga masyarakat sejahtera lahir dan bathin.

Dia memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dengan ikhlas, membantu Pemko Langsa menjaga kelestarian hutan manggrove. Menurut Tauke Seuem, untuk ekosistem yang sudah rusak, maka akan dilakukan rehabilitais, dengan menenam kembali bibit mangrove dengan melibatkan TNI/Polri, mahasiswa, pelajar, OKP, ASN dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ditambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kerja sama dengan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah III Aceh, dalam hal peningkatan pengawasan dan pengamanan manggrove agar terminimalisir dari penebangan atau perusakan. Tetapi, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat kawasan pesisir untuk ikut menjaga dan mengembangkan hutan manggrove juga menjadi prioritas.

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PDASHL KLHK), Ida Bagus Putera Prathama PHD mengatakan, Indonesia memiliki ekosistem manggrove yang mampu menjaga kondisi iklim dunia.

Hal itu disampaikan Ida Bagus Putera Prathama, saat peringatan Hari Lahan Basah se-dunia 2019, dengan tema: “Penamaan Manggrove dalam Rangka Mitigasi Perubahan Iklim, di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, sekaligus dilakukan penanaman 5.000 bibit manggrove.

Selain Dirjen PDASHL KLHK, turud dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Usman Abdullah SE dan DR H Marzuki Hamid MM, Dandim 0104/Atim, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Kepala Bank Aceh Syariah Langsa, Lukman Hakim, para Kepala OPD jajaran Pemko Langsa, LSM, mahasiswa, dan unsur Fokopimda lainnya.

Ida Bagus mengatakan luas hutan mangrove di Indonesia mencapai 1,81 juta hektare dari total 3,48 juta hektare. Dikatakan, kerusakan manggrove berdampak pada hilangnya kemammpuan menyerap 190 juta ton CO2 tiap tahun.(zb)

upaya langsa jaga hutan manggrove
* Qanun Pelestarian Pelestarian Hutan Manggrove
* Membentuk petugas penjaga kawasan manggrove
* Masyarakat dilarang menebang pohon bakau
* Pemko akan beri pelatihan ke masyarakat
* Memanfaatkan hasil hutan non-bakau
* Penebangan kayu bakau jelas-jelas ilegal

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved