Breaking News:

Heboh Jembatan Sikundo di Aceh Barat, Presiden Jokowi Pamer Pengganti 'Indiana Jones' di Facebook

Hingga pukul 23.00 WIB, postingan di halaman Facebook milik Presiden Jokowi ini mendapat 2,1 like, 2,2 komentar dan dibagi 1,665 facebooker.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Yusmadi
Screenshot via Halaman Facebook Presiden Jokowi
Presiden Jokowi memosting jembatan gantung di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, di Aceh Barat yang sudah bisa digunakan warga Sikundo. Sebelumnya pada tahun 2016, warga Sikundo harus keluar kampung menyeberangi sungai dengan meniti jembatan kabel ala Indiana Jones. 

Desa Sikundo merupakan daerah pedalaman dengan jarak sekitar 80 kilometer dari Meulaboh ibukota Aceh Barat.

Jauhari mengaku, jumlah penduduk Sikundo sebanyak 138 jiwa dengan pekerjaan sehari-hari sebagai petani.

Selama ini anak-anak bersekolah ke Desa Jambak yakni desa tetangga, karena sebuah sekolah di Sikundo sudah lama tidak berfungsi.

“Harapan kami pemerintah memberikan kepedulian lebih kepada daerah kami,” ujarnya.

Dibangun tahun 2018

Sementara itu, Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Bukhari ST yang ditanyai Serambi mengatakan, pemerintah melalui dana Otsus tahun 2018 mengalokasikan anggaran pembangunan sebuah jembatan gantung ke Sikundo menggantikan jembatan kabel yang selama ini digunakan.

“Staf saya sudah turun ke lokasi jembatan baru itu dan mulai difungsikan,” katanya.

Menurutnya, terhadap laporan adanya satu jembatan kabel lain di Desa Sikundo, tentu akan dipastikan kembali oleh tim PUPR ke lokasi.

“Saya akan turun ke lokasi dalam waktu dekat. Kalau masih ada kita akan usul pembangunan satu jembatan gantung lagi,” katanya.

Bukhari menambah, dalam APBK 2019 Pemkab Aceh Barat juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan jembatan gantung baru di Lhok Guci, Kecamatan Pante Ceureumen, menggantikan jembatan lama yang abutmentnya miring dan rusak.

Selain itu, kebutuhan mendesak lain pembangunan kembali jembatan gantung Alue Keumang yang ambruk pada Desember 2018 silam.

“Kami juga akan usul pembangunan baru untuk Alue Keumang tahun 2020,” katanya.

Kadis PUPR menambahkan, Aceh Barat dikelilingi dua sungai besar yakni Krueng Meureubo dan Krueng Woyla, serta sejumlah sungai-sungai kecil.

Krueng Meureubo melintasi enam kecamatan, sehingga terdapat belasan jembatan gantung dan jembatan rangka baja.

Di aliran Krueng Woyla yang juga terdapat banyak jembatan.

“Maka kita butuh kesabaran, sungai banyak sekali di Aceh Barat,” demikian Bukhari. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved