Didiskualifikasi oleh KPU Thailand, Putri Ubolratana Gagal Calonkan Diri sebagai Perdana Menteri

Komisi Pemilihan Umum Thailand pada Senin (11/2/2019) mendiskualifikasi Putri Ubolratana, sebagai perdana menteri.

Didiskualifikasi oleh KPU Thailand, Putri Ubolratana Gagal Calonkan Diri sebagai Perdana Menteri
khaosodenglish.com/AFP
Putri Ubolratana Mahidol dan sang adik yang merupakan Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn 

SERAMBINEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum Thailand pada Senin (11/2/2019) mendiskualifikasi Putri Ubolratana, kakak Raja Maha Vajiralongkorn, sebagai perdana menteri dari partai yang terkait dengan mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra, lansir Bangkok Post.

KPU Thailand mengumumkan keputusan ini beberapa hari setelah Raja Maha Vajiralongkorn menolak pencalonan Ubolratana sebagai perdana Menteri.

“Komisi Pemilu telah mengumumkan nama-nama kandidat yang tidak termasuk Putri Ubolratana yang diusulkan oleh partai Raksa Chart Thailand,” kata Komisi Pemilu dalam sebuah pernyataan.

KPU Thailand menambahkan bahwa aturan itu diberlakukan karena konstitusi melarang anggota keluarga kerajaan terlibat politik praktis.

Thailand sudah menganut sistem pemerintahan monarki konstitusional sejak 1932 yang memiliki tradisi menjaga diri dari politik praktis.

Partai Thai Raksa Chart berada di balik upaya pencalonan Ubolratana menjadi perdana menteri.

Partai politik itu didirikan oleh para pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra yang tengah bertarung dengan petahana PM Thailand Prayut Chan o-Cha.

Pemilu Thailand pada 24 Maret mendatang akan menjadi pemilu pertama sejak pemimpin junta militer PM Prayuth Chan-O-Cha menggulingkan pemerintah sipil PM Yingluck Shinawatra pada 2014. 

Baca: Pertama dalam Sejarah, Puteri Kerajaan Thailand Ikut Pemilihan Calon PM, Raja Bilang ‘Tak Pantas’

Baca: Thailand Batalkan Pengajuan Hak Paten Ganja untuk Perusahaan Asing

Baca: Mantan Kombatan GAM Sagoe Aramiah Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

Partai Thai Raksa Chart Terancam Bubar

Selain itu, Komisi Pemilihan Umum Thailand juga merekomendasikan agar Partai Thai Raksa Chart dibubarkan karena diduga menarik kerajaan ke dalam politik praktis.

KPU Thailand pada Selasa (12/2/2019) meminta Mahkamah Konstitusi membubarkan partai yang terkait dengan bekas perdana menteri Thaksin Shinawatra itu, karena dianggap menentang sistem monarki konstitusional dengan menunjuk Putri Ubolratana sebagai calon perdana menteri.

KPU Thailand akan menyampaikan masalah tersebut ke Mahkamah Konstitusi pada pekan depan, karena menilai Partai Thai Raksa Chart melanggar Undang-Undang Partai Politik 2018.

Badan yang bertanggung jawab dalam pemilu Thailand ini mendasarkan keputusannya pada pengumuman resmi kerajaan yang menolak pencalonan.

KPU Thailand juga berbekal surat pemberitahuan partai kepada Ubolratana sebagai kandidat perdana menteri dan surat partai yang meminta parlemen menyetujui pencalonan Ubolratana sebagai perdana menteri.(Anadolu Agency)

Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved