Pilpres 2019

Prabowo: Para Elite Kita Sudah Terlalu Pintar Curi Uang Rakyat, Banyak Rakyat yang Kelaparan

Ia mengaku heran, di negera yang kaya sumber daya alam, banyak rakyatnya yang kelaparan.

Prabowo: Para Elite Kita Sudah Terlalu Pintar Curi Uang Rakyat, Banyak Rakyat yang Kelaparan
NTARA/IDHAD ZAKARIA
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah), diarak oleh pendukungnya saat berkampanye di Desa Slinga, Kaligondang, Purbalingga, Jateng, Rabu (13/2/2019). Prabowo mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, sebagai bentuk demokrasi dan bukti kedaulatan rakyat, serta mengawasi proses penghitungan suara usai pencoblosan. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww. (ANTARA/IDHAD ZAKARIA) 

"Kami akan panggil putra putri terbaik bangsa, yang paling pintar. Tapi pintar saja tidak cukup, tapi juga harus jujur dan tidak memperkaya keluarga, teman atau tetanggnya. Putra putri yang siap mengabdi untuk rakyat," ucap Prabowo.

Jika Jadi Presiden,  Tak Izinkan Koruptor Ada di Indonesia

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu dengan ratusan warga Blora dan para purnawirawan TNI/Polri yang tergabung dalam Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), Kamis (14/2/2019).

Di hadapan mereka, Prabowo memaparkan cara untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia khususnya para Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polisi, Jaksa dan Hakim.

"Saya akan menjaga kekayaan bangsa Indonesia, dengan kekayaan itu kita bisa memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia semuanya. Kita bisa perbaiki gaji-gaji pegawai negeri, gaji-gaji tentara, polisi, jaksa dan hakim," ujar Prabowo di Blora, Jawa Tengah, seperti dikutip dari siaran pers tim media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Kamis (14/2/2019).

 Menurut Prabowo, saat ini sudah banyak kebocoran anggaran negara yang hilang akibat maraknya praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

Akibatnya, pembangunan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia belum dapat terwujud secara baik.

"Jika saya menerima mandat sebagai presiden maka saya tidak akan mengizinkan koruptor koruptor itu berada dalam pemerintahan Republik Indonesia," tutur dia.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga menjelaskan, dengan adanya penyelamatan dan pengelolaan sumber kekayaan negara dengan baik, maka kesejahteraan rakyat Indonesia dapat terwujud.

Namun, jika kesejahteraan dan kehidupan rakyat Indonesia serta perangkat pemerintahan telah membaik tetapi masih melakukan praktik korupsi, Prabowo akan memberikan sanksi hukum yang tegas.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved