Citilink Diundang Terbang ke Rembele

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia diminta juga terbang ke Bandara Rembele, Bener Meriah

Citilink Diundang Terbang ke Rembele
SERAMBI/FIKAR W EDA
PLT Bupati Bener Meriah, Sarkawi menerima miniatur pesawat Citilink dari Wakil Direktur Citilink Teten Wardhaya, di Cengkareng, Soearno-Hatta, Jakarta, Kamis (14/2). 

JAKARTA - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia diminta juga terbang ke Bandara Rembele, Bener Meriah. Permintaan itu diutarakan Plt Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi dalam pertemuan dengan jajaran direksi Citilink Indonesia di Cengkareng, Soearno-Hatta, Jakarta, Kamis (14/2).

“Kami sangat mengharapkan Citilink juga hadir ke Bener Meriah. Sehingga masyarakat memiliki pilihan pelayanan. Mobilitas masyarakat kami sangat tinggi,” kata Sarkawi.

Hadir menampingi Plt Bupati, Kepala Bandara Rembele Takengon, Yan Budianto, Kepala Dinas Perhubungan Bener Meriah Riswandi, Kepala Bandara Malikussaleh Sunartopo, Tim Pengembangan Kawasan Dataran Tinggi Gayo Alas, Fikar W Eda dan Yusradi Usman Al Gayoni, dan Tim Asistensi Percepatan Pembangunan dan Kemasyarakatan Bener Meriah Fakhruddin. Dari Citilink hadir Wakil Direktur Teten Wardhaya, Sekretaris perusahaan Resti, dan lain-lain.

Plt Bupati Sarkawi menyatakan, Bener Meriah adalah pintu gerbang ke Tanah Gayo melalui udara. Selama ini Bandara Rembele hanya diterbangi oleh Wings Air dari Kuala Namu, Sumatera Utara. Ke depan Tanah Gayo akan terus mengembangkan potensi kopi dan wisata agro.

“Selama ini masyarakat Gayo ke Medan menggunakan bus sampai 20 bus tiap malam menuju Medan. Baru sebahagian terserap melalui transportasi udara. Salah satu alasannya karena masyarakat menginginkan jadwal penerbangan yang lebih fleksibel. Selama ini jadwal penerbangan kurang lentur,” kata Sarkawi.

Plt Bupati Sarkawi mengatakan, saat ini pemerintah daerah sedang menggenjot pengembangan potensi wisata Bener Meriah. “Kami sedang merancang banyak event, terutama terkait dengan kopi dan wisata alam. Daerah kami penghasil kopi Gayo jenis arabika yang sudah terkenal,” katanya. “Kedepan arus kunjungan wisatawan ke Tanah Gayo akan sangat tinggi. Sekarang saja sudah begitu besar. Karena itu dibutuhkan maskapai seperti Citilink,” imbuhnya meyakinkan.

Kepala Bandara Rembele Yan Budianto mengatakan fasilitas Bandara Rembele lebih lengkap dibanding Bandara Malikussaleh dan bandara-bandara lainnya, selain Bandara Sultan Iskandar Muda.

“Rembele adalah bandara terbesar nomor dua setelah Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. Sekarang Bandara Malikussaleh juga berada di bawah pembinaan manajemen Rembele,” kata Yan Budiato.

Wakil Direktur Citilink Indonesia, Teten Wardhaya mengatakan akan melakukan kajian mendalam terhadap permintaan yang diajukan Bupati Bener Meriah.

“Citilink belum lama ini memang mendapat tugas baru mengoperasikan peswat jenis ATR. Sementara ini terbang ke Malikussaleh Lhokseumawe. Kita akan lakukan kajian terlebih dahulu apabila terbang ke Rembele,” kata Teten.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved