HMI Kutacane: Segera Cambuk Oknum Anggota DPRK Agara yang Terlibat Sabung Ayam

Akibat belum dicambuknya oknum Anggota DPRK Agara dari Partai PDI Perjuangan ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum mulai pudar.

HMI Kutacane: Segera Cambuk Oknum Anggota DPRK Agara yang Terlibat Sabung Ayam
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Ketua HMI Cabang Kutacane, Hendra. 

Laporan Asnawi Luwi I Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutacane mengatakan penegakan hukum syariat Islam di Agara terkesan tebang pilih.

Ketua HMI Cabang Kutacane, Hendra, kepada Serambinews.com, Jumat (15/2/2019) mengatakan salah satu contohnya adalah kasus perjudian sabung ayam yang melibatkan oknum Anggota DPRK Agara dari Partai PDI Perjuangan, Timbul Hasudungan Samosir yang hingga kini belum dieksekusi karena terhukum belum diserahkan pihak Kejari Agara dengan berbagai alasan.

Sedangkan, dua rekan terhukum yang merupakan masyarakat miskin dengan mudahnya selesai dilaksanakan eksekusi cambuk di pelataran parkir Stadion Haji Syahadat Kutacane.

Baca: Dokter Hanya Datang Dua Kali Seminggu, Bocah Kelainan Jantung Dirujuk ke RSUZA

Baca: Jorge Lorenzo Berharap Valentino Rossi Bisa Terus Balapan Sampai Usia 46 Tahun

Baca: Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, 5 Makanan Sederhana Ini Bisa Cegah Pertumbuhan Kanker

Seharusnya, penyidik menahan terhukum Timbul Hasudungan Samosir agar memudahkan untuk dilakukan eksekusi cambuk kapan saja dibutuhkan bisa langsung dihadirkan.

Akibat belum dicambuknya oknum Anggota DPRK Agara dari Partai PDI Perjuangan ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum mulai pudar.

"Hukum harus ditegakkan tanpa memandang rakyat atau pun dia pejabat," ujar Hendra.

Kasatpol PP Aceh Tenggara Rahmad Fadli mengatakan, berkas terpidana sudah selesai sebenarnya dan hanya menunggu proses eksekusi cambuk saja dan anggaran untuk cambuk telah tersedia.

"Kita menunggu dari Kejari Agara kapan diserahkan terhukum untuk kita cambuk," ujar Rahmad Fadli.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara, Fithrah SH yang dihubungi Serambinews.com belum berhasil baik melalui pesan singkat maupun WhatsApp.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved