Studi : Makanan Ultraproses dapat Meningkatkan Risiko Kematian

Mereka juga menyebutkan risiko penyebab terbalik - dengan kata lain, jika seseorang mengembangkan penyakit kronis

Studi : Makanan Ultraproses dapat Meningkatkan Risiko Kematian
Shutterstock
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Menurut sebuah penelitian, makan lebih banyak makanan ultraproses, seperti minuman manis dan makanan siap saji, dapat meningkatkan risiko semua penyebab kematian.

Meningkatnya tingkat obesitas dan diabetes telah mendorong penelitian besar-besar ke dalam peran yang tepat dari “diet Barat”.

Kita tahu bahwa kadar gula dan lemak yang tinggi dapat berdampak buruk pada berbagai sistem tubuh.

Ini mendorong untuk meneliti dampak dari diet terhadap kesehatan dan umur panjang, sekelompok ilmuwan Prancis fokus pada makanan yang diproses secara ultra.

Baca: Tiap Jumat, BFLF Abdya Bagikan Nasi Bungkus Sumbangan Warga

Istilah “ultraproses” mengacu pada produk makanan yang telah dimasukkan produsen melalui proses industri dan mengandung berbagai bahan.

Beberapa contoh termasuk minuman manis, roti, makanan siap saji, penganan, dan daging olahan.

Menuru penulis penelitian, para ilmuwan telah menghubungkan produk ultraproses dengan berbagai kondisi, termasuk obesitas, hipertensi, dan kanker.

Makanan tersebut umumnya tinggi kalori, lemak, dan gula atau garam, serta rendah serat, yang menjelaskan kaitannya dengan risiko penyakit.

Baca: Istri SBY Sakit, Sutopo Bagi Tips Sehat untuk Ani Yudhoyono yang Idap Kanker Darah

Selain itu, makanan tersebut cenderung mengandung berbagai bahan buatan yang mungkin juga berperan dalam beberapa kondisi.

Produk semacam itu cenderung murah untuk diproduksi dan terjangkau bagi konsumen, dan menurut beberapa penelitian, makanan ultraproses “mendominasi pasokan makanan dari negara-negara berpenghasilan tinggi.

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved