Disdikpora Sabang Minta Penambahan Guru Kepada Presiden Jokowi

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Sabang, Provinsi Aceh mengusulkan penambahan guru kepada Presiden Jokowi

Disdikpora Sabang Minta Penambahan Guru Kepada Presiden Jokowi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Disdikpora Kota Sabang, Desiana (kanan) saat meminta penambahan guru dan langsung disampaikan kepada Presiden RI Jokowi pada kegiatan Rembuk Nasional pada 11-13 Februari di Sawangan, Jawa Barat. 

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Sabang, Provinsi Aceh mengusulkan penambahan guru kepada Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di pulau terluar paling barat Indonesia.

"Saya sudah menyampaikan kepada Bapak Presiden Joko Widodo, kalau Sabang saat ini kekurangan guru dan kita mengusulkan penambahan 123 guru untuk mengajar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)," kata Kepala Disdikpora Kota Sabang, Desiana.

Baca: Dilengkapi Kamera Selfie 32MP, Vivo V15 Segera Diluncurkan di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasinya

Kepala Disdikpora Kota Sabang mengaku telah mengusulkan penambahan guru dan langsung disampaikan kepada Presiden RI pada kegiatan Rembuk Nasional pada 11-13 Februari di Sawangan, Jawa Barat.

"Selama ini kita kekurangan guru pada TK, SD hingga SMP dan kita berharap Bapak Presiden menerima usulan kita demi peningkatan sumber daya manusia di daerah 3T," harap Desiana.

Disdikpora Kota Sabang juga meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan tunjangan yang sama kepada guru yang mengajar di daerah 3T agar tidak menimbulkan kesenjangan.

Baca: Link Live Streaming RCTI: Timnas Indonesia vs Malaysia, Nonton Piala AFF U-22 2019 Pukul 15.00 WIB 

"Selama ini yang memperoleh tunjungan pulau terluar hanya guru yang mengajar di wilayah Kecamatan Sukakarya. Sementara di Kecamatan Sukajaya tidak memperoleh dan kita berharap tujungan daerah 3T itu disamaratakan," harapnya.

Kota Sabang terdiri dari dua kecamatan, yakni Sukakarya dan Sukajaya. Kecamatan Sukakarya termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sementara, Sukajaya tidak termasuk daerah 3T.

"Kondisi ini jika tidak dicarikan solusi, bisa menjadi bumerang bagi daerah. Kita sudah sampaikan ke Pemerintah Pusat untuk tidak membeda-bedakan karena secara umum Kota Sabang adalah termasuk pulau terluar paling barat Indonesia," ujarnya.(*)

Penulis: Ibrahim Aji
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved