Jamaluddin Dilantik sebagai Keuchik Termuda di Kecamatan Lhoksukon

Camat Lhoksukon Saifuddin melantik tiga keuchik di Aula Panglateh Lhoksukon, Aceh Utara pada Rabu (20/2/2019).

Jamaluddin Dilantik sebagai Keuchik Termuda di Kecamatan Lhoksukon
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Camat Lhoksukon, Saifuddin melantik tiga keuchik di Aula Panglateh Lhoksukon, Aceh Utara, pada Rabu (20/2/2019). 

Dari tiga keuchik yang dilantik, salah satunya adalah Jamaluddin Keuchik Asan, keuchik termuda dari 75 desa di Kecamatan Lhoksukon.

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Camat Lhoksukon, Saifuddin melantik tiga keuchik di Aula Panglateh Lhoksukon, Aceh Utara pada Rabu (20/2/2019).

Dari tiga keuchik yang dilantik, salah satunya adalah Jamaluddin Keuchik Asan, keuchik termuda dari 75 desa di Kecamatan Lhoksukon.

Jamaluddin juga merupakan keuchik termuda ketiga di Aceh Utara dengan usia 28 tahun.

Camat Saifuddin juga melantik dua keuchik lainnya yakni Nasruddin Keuchik Meunasah Teungoh dan M Nur, Keuchik Alue Buket.

Baca: VIDEO - Protes Pemecatan, Para Mantan Keuchik di Nagan Raya Demo Bupati

Sementara itu, keuchik termuda pertama berasal dari Desa Siren Tujoh, Kecamatan Syamtalira Bayu yang dilantik pada 2014 dengan usia 25 tahun lebih.

Lalu termuda kedua, Murdani Keuchik Kuta Meuligoe Kecamatan Sawang yang dilantik pada 2018 dengan usia 27 tahun.

Baca: Dipasangi Pin BNN, 30 Keuchik di Pidie Jadi Relawan Antinarkoba

“Syarat untuk mencalonkan diri sebagai keuchik minimal sudah berusia 25 tahun atau sudah berkeluarga jika belum sampai 25 tahun,” ujar Kabag Pemkim Syafrizal kepada Serambinews.com.

Sementara itu Camat Lhoksukon saat menyampaikan sambutan meminta kepada ketiga keuchik tersebut untuk lebih transparan dalam pengelolaan dana desa.

Selain itu selalu mengadakan musyawarah dengan masyarakat, sehingga pengelolaan dana desa terarah sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap kepada keuchik juga merangkul semua elemen masyarakat dalam membangun desa,” katanya.

Baca: Massa Obrak-abrik Kantor Keuchik di Nagan Raya

Secara terpisah Keuchik Asan Lhoksukon Barat Jamaluddin menyebutkan dirinya akan berupaya mengelola dana desa secara transparan dan sesuai dengan ketentuan.

Sehingga dana yang bersumber dari Pemerintah Pusat tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun masyarakat.

“Karena itu saya mohon dukungan dari semua pihak, sehingga mampu mampu merealisasikan visi misi membangun Desa Asan,” pungkas Jamaluddin. (*)    

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved