Masyarakat Panga Aceh Jaya Keluhkan Bau Busuk Limbah Pabrik Kelapa Sawit

“Biasanya sore dan menjelang magrib sudah muncul bau limbah, kemarin padahal sudah tidak ada lagi setelah ditegur Pemkab Aceh Jaya,”

Masyarakat Panga Aceh Jaya Keluhkan Bau Busuk Limbah Pabrik Kelapa Sawit
Tribunnews.com
ilustrasi 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG – Masyarakat Kecamatan Panga, Aceh Jaya mengeluhkan bau busuk yang diduga berasal dari pabrik kelapa sawit (PKS) Syauqad yang berada di kawasan Desa Alue Piet, Kecamatan Panga, kabupaten setempat.

Hal tersebut disampaikan salah seorang masyarakat setempat, dimana ia dengan masyarakat yang lain sangat terganggu dengan bau busuk yang muncul hampir setiap malam di kawasan tersebut.

“Biasanya sore dan menjelang magrib sudah muncul bau limbah, kemarin padahal sudah tidak ada lagi setelah ditegur Pemkab Aceh Jaya,” jelas Abdullah kepada Serambinews.com, Rabu (20/2/2019).

Baca: Sudirman Said Bongkar Pertemuan Rahasia Presiden Jokowi Dengan Bos Freeport, Jokowi Membantah

Sementara itu, salah seorang mahasiswa asal Desa Keude Panga, juga menyampaikan hal yang sama dimana menurutnya, bau limbah tersebut juga sampai tercium oleh masyarakat Keude Panga.

“Itu kalau baunya, sampe Keude Panga juga tercium, kalau malam pasti ada baunya, ya memang tidak setiap malam, tapi hampir sering muncul itu baunya,” jelasnya.

Untuk itu, masyarakat mengharapkan pemerintah Aceh Jaya untuk dapat bersikap tegas terhadap manajemen perusahaan agar dapat mengendalikan bau limbah perusahaan tersebut.

Baca: FORA Bantah Pernyataan Kadistanbun Aceh Terkait Permintaan Data Profil HGU Perusahaan Sawit di Aceh

Tanggapan pihak perusahaan 

Sementara itu, Manajemen PT Syauqad membantah jika dinilai limbah perusahaan menimbulkan bau busuk hingga menyebabkan udara di kawasan setempat berbau busuk.

Hal tersebut disampaikan oleh Manager PT Syauqad, Usman Syahden, didampingi Humas PT Syauwad Jhonni, kepada Serambinews.com, Kamis (21/2/2019).

Halaman
12
Penulis: Riski Bintang
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved