Musim Kemarau Tiba, Warga Diingatkan tidak Membakar Lahan dan Hutan, Hukumannya 15 Tahun Penjara

Kepala Pelaksana BPBD Galus, Suhaidi mengimbau warga agar tetap waspada musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Gayo Lues.

Musim Kemarau Tiba, Warga Diingatkan tidak Membakar Lahan dan Hutan, Hukumannya 15 Tahun Penjara
ANTARA/SYIFA YULINNAS
KEBAKARAN lahan gambut di Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Sabtu (22/7). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN -- Kepala Pelaksana BPBD Galus, Suhaidi mengimbau warga agar tetap waspada di musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Gayo Lues.

Hal terpenting, warga diminta untuk tidak membakar hutan atau lahan pertanian pada musim kemarau seperti sekarang ini.

Sehingga tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan seperti daerah lainnya.

Kepala pelaksana BPBD Suhaidi, kepada Serambinews.com, Kamis (21/2/2019) mengatakan, masyarakat harus peduli dan tetap siaga.

Karena saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau, sehingga diharapkan agar membersihkan lahan pertanian atau kebun itu tidak dengan cara dibakar.

Baca: Fadli Zon Singgung Soal Kebakaran Lahan: Jokowi Perlu Baca, Tak Asal Sembur Data

Baca: Greenpeace Indonesia Bantah Pernyataan Jokowi soal Kebakaran Hutan, Tagar #JokowiBohongLagi Trending

Baca: Waspadai Kebakaran Hutan, BMKG Deteksi Titik Panas di 8 Kabupaten di Aceh

Hal itu salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan lainnya.

"Dalam dua hari terakhir ini mulai terlihat kepulan asap di sejumlah lokasi. Bahkan kebakaran lahan pertanian itu diduga sengaja dibakar oleh warga untuk membuka lahan baru dan membersihkan lahan lainnya," sebutnya.

Dia mengatakan, bagi pelaku atau perorangan maupun kelompok yang secara sengaja dan kelalaiannya menyebabkan serta melakukan kegiatan pembakaran hutan dan lahan tersebut, pelaku akan dikenakan sanksi pidana maksimal 15 tahun penjara atau dengan Rp 15 miliar.

Hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Seperti diketahui, Plt Gubernur Aceh bersama Forkopimda Aceh telah mengeluarkan seruan dan imbauan bersama, tentang pencegahan dan penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Bahkan imbauan itu diteruskan kepada semua aparat hukum, Bupati/Walikota serta intansi terkait lainnya di daerah. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved