Seorang IRT Asal Pidie Jaya Terlibat Kasus Trafficking, Janjikan Pekerjaan Asisten Pengacara

Seorang ibu rumah tangga bernama Cut Nurlina M Nur terpaksa berurusan dengan Polres Pidie karena terlibat kasus perdagangan manusia (trafficking).

Seorang IRT Asal Pidie Jaya Terlibat Kasus Trafficking, Janjikan Pekerjaan Asisten Pengacara
Serambinews.com
Dua anggota Polres Pidie dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) memintai keterangan tersangka pelaku trafficking, Cut Nurlina M Nur, Jumat (22/2/2019). 

Ditambah lagi korban sempat mendapat perlakuan tak manusiawi, yakni sering dipukuli majikanya.

Baca: Karl Lagerfeld Meninggal Dunia, Sang Kucing dapat Warisan Harta Senilai Rp5,3 Triliun

Baca: Haji Uma Ungkap 12 TKI Aceh Terjebak dan Dipekerjakan tak Manusiawi di Malaysia, Ini Identitasnya

Baca: Miris! Begini Nasib Fatimah TKI Aceh di Malaysia, Dipaksa Majikan Masak Babi dan Sembah Patung

Baca: Studi : Stres pada Wanita dapat Meningkatkan Perkembangan Kanker

Karena tak tahan sering dipukuli, korban pun minta agar dikembalikan ke Aceh. Namun majikannya mengungkapkan bahwa ia sudah dibeli dari Cut Lina. 

Majikannya juga mempertanyakan, jika konban pulang ke kampung, siapa yang akan mengganti uang yang sudah diserahkan ke pelaku. Tak hanya itu, korban pun diancam bunuh atau dijual kepada orang lain.

Karena ancaman ini, korban akhirnya melapor ke pamannya di Aceh, selanjutnya diteruskan kepada rekan pamannya yang berada di Malaysia.

Pihak keluarga pun melaporkan kasus trafficking ini ke Polres Pidie yang kemudian melakukan pengusutan.

"Saat ini pelaku telah ditahan, dan terancam hukuman penjara minimal tiga tahun, dan maksimal 15 tahun," ungkap Mahliadi.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved