24 Nelayan Masih Ditahan

Sebanyak 24 nelayan Aceh Timur yang ditangkap Angkatan Laut Myanmar masih ditahan di negeri itu. Melihat hal itu, Bupati Aceh Timur

24 Nelayan Masih Ditahan
FOTO ELEVENMYANMAR.COM
KM Troya asal Idi, Aceh Timur dengan 23 awak ditangkap Angkatan Laut Myanmar, 6 Februari 2019. 

* Bupati Aceh Timur Temui Dubes Myanmar

IDI - Sebanyak 24 nelayan Aceh Timur yang ditangkap Angkatan Laut Myanmar masih ditahan di negeri itu. Melihat hal itu, Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib atau Rocky didampingi anggota Komisi III DPR RI, HM Nasir Djamil MSi terus berupaya memulangkan nelayan miskin itu dengan menemui Duta Besar (Dubes) Myanmar di Jakarta.

Dilaporkan, 23 nelayan KM Troya dan 1 nelayan KM Bintang Jasa II yang ditangkap masih ditahan di Khawthoung, dengan tuduhan illegal fishing. “Agar kasus serupa tidak terulang, kita sudah mengundang Kementerian Luar Negeri dan Dubes Myanmar, Ei Ei Khin Aye, untuk melihat wilayah perairan Aceh,” ujar Rocky, Jumat (22/2) di Idi.

Dia menjelaskan hal itu untuk mensosialisasikan batas wilayah perairan dan sanksi hukum terhadap nelayan yang melewati batas hingga memasuki perairan negara tetangga. Bupati Aceh Timur bersama HM Nasir Djamil telah menjumpai Dubes Myanmar di Jakarta pada Rabu (20/2).

Bahkan sehari sebelumnya, Rocky juga sudah menjumpai Direktur Asia Tenggara Kemenlu RI, Denny Abdi, di Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jalan Taman Pejambon No. 6 Jakarta Pusat, Selasa (19/2).

“Kita berharap, pemerintah Myanmar memberikan pengampunan atas berbagai tuduhan terhadap 23 nelayan KM Troya dan nahkoda KM Bintang Jasa II, sehingga mereka bisa kembali ke Aceh dan berkumpul bersama keluarganya kembali,” tambah Rocky.

Rocky juga berterimakasih terhadap Pemerintah Myanmar yang sebelumnya telah memberikan pengampunan terhadap 14 nelayan asal Aceh Timur. Sehingga belasan nelayan ABK KM Bintang Jasa II tersebut kini sudah dipulangkan dan berkumpul bersama keluarga.

“Kita harap 23 nelayan KM Troya, dan juga nahkoda KM Bintang Jasa II, juga segera diberikan pengampunan seperti 14 nelayan sebelumya, karena keluarga sudah menunggu mereka di rumah,” pinta Rocky seraya mengharapkan doa seluruh masyarakat agar usahanya segera membuahkan hasil.

Seperti diberitakan sebelumnya, Angkatan Laut Myanmar kembali menangkap kapal ikan KM Troya asal Idi, Aceh Timur pada 6 Februari 2019. Jumlah ABK KM Troya tersebut 23 orang dengan nakhoda bernama Zulfadli.(c49)

upaya pemulangan nelayan aceh
* Bupati Aceh Timur temui berbagai pihak
* Pihak Kemenlu di Jakarta sudah ditemui
* Minta bantuan Dubes Myanmar di Jakarta
* Bupati minta doa masyarakat agar dibebaskan
* Keluarga terus menunggu di rumah

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved