Mahasiswa Aceh Tampilkan Likok Pulo di Turki

Mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di Turki, menampilkan tarian Likok Pulo pada ajang Indonesian Culture Day (ICD)

Mahasiswa Aceh Tampilkan Likok Pulo di Turki
Penari menampilkan tari likok pulo massal pada puncak peringatan Hari Nusantara Ke-15 di PPS Lampulo, Banda Aceh, Minggu (13/12). SERAMBI/M ANSHAR 

BANDA ACEH - Mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di Turki, menampilkan tarian Likok Pulo pada ajang Indonesian Culture Day (ICD) yang berlangsung, di Kampus Erciyes University, Kayseri, Rabu lalu. ICD merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Organisasi Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) Kayseri, Turki.

Rizqan Maulana, seorang peserta mengatakan, sebanyak delapan mahasiswa Aceh terlibat dalam penampilan tari Likok Pulo di hadapan publik Turki. Menurutnya, sebagai mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di luar negeri. Mereka tidak hanya memiliki kewajiban untuk lulus dengan hasil terbaik, namun harus mampu menjadi duta budaya daerah di luar negeri, sekaligus memperkenalkan Indonesia di luar negeri.

“Dengan tekad mempererat kembali hubungan diplomatik antara Turki dan Aceh yang dulu pernah terjalin, menjadi modal awal untuk melakukan serangkaian kegiatan yang bertujuan mengenalkan budaya Aceh di Turki,” ujar mahasiswa Kimia Analitik di Erciyes University, Kayseri.

Dalam ajang ICD tersebut, mahasiswa Aceh dan mahasiswa Indonesia lainnya menampilkan sejumlah kegiatan budaya, pameran baju adat, makanan Indonesia, serta penampilan seni tari dan musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ikut dihadiri Wakil Rektor Erciyes University dan perwakilan dari KBRI Ankara.

Menurut Rizqan, selama lima tahun terakhir, tari Likok Pulo menjadi salah satu penampilan andalan di ajang ICD. “Sebagai anak Aceh, kami bangga bisa mempertahankan penampilan Likok Pulo bersama generasi muda lainnya. Tak hanya Likok Pulo, tahun ini kami juga menampilkan Tarian Meusaree-saree,” ujarnya.

Selain penampilan di acara tahunan ICD, tim tari Likok Pulo dan Tarek Pukat juga pernah tampil di agenda lain seperti Festival Budaya yang diselenggarakan pemerintah setempat, acara seni budaya yang diselenggarakan pihak KBRI dan juga acara-acara lainnya. Ia berharap event serupa di Turki dapat dimanfaatkan Pemerintah Aceh dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Aceh di negeri Ottoman.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved