Petugas Dinas Sosial Kembali Merazia Gepeng di Banda Aceh, Enam Orang Ditangkap

Petugas gabungan dari Dinas Sosial Kota Banda Aceh dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banda Aceh, kembali merazia gelandangan dan pengemis,

FOTO DINSOS BANDA ACEH
Sejumlah gepeng yang ditangkap langsung diangkut menggunakan mobil pikap ke Rumah Singgah Lamjabat Banda Aceh untuk dibina, Jumat (22/2/2019) malam. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Petugas gabungan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banda Aceh, kembali merazia gelandangan dan pengemis (gepeng) pada malam hari di berbagai penjuru Banda Aceh, 22-24 Februari 2019.

Sampai Sabtu (23/2/2019) sekira pukul 20.00 malam, petugas telah menangkap enam gepeng di seputaran Banda Aceh yang rata-rata sudah lanjut usia (lansia).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinsos Kota Banda Aceh, Drs Muzakir kepada Serambinews.com, Sabtu (23/2/2019) malam.

Baca: Pemko Intensifkan Razia Gepeng

Baca: Dewan Bahas Sanksi untuk Gepeng

Baca: DPRK Banda Aceh Bahas Sanksi untuk Gepeng, Termasuk Denda untuk Pemberi Sumbangan

Baca: Belasan Gepeng Terjaring Razia di Banda Aceh, Mereka akan Dibina di Sini

Razia yang digelar tiga malam berturut-turut itu bertujuan untuk membina gepeng yang selama ini beraksi di lokasi kuliner seperti warkop, kafe, dan restoran, yang biasanya ramai pada malam hari.

“Sampai saat ini ada enam gepeng yang sedang dibina di Rumah Singgah. Mereka ditangkap di sekitar pusat perbelanjaan dan restoran di kawasan Seutui, serta di kawasan Batoh,” katanya.

Jumlah gepeng yang ditangkap itu, lanjut Muzakir, memang belum maksimal sebagaimana yang diyakini masyarakat bahwa gepeng ‘menjamur’ di Banda Aceh.

Hal itu menurut dia bisa karena informasi razia sudah bocor di kalangan gepeng. “Mungkin saja bocor, makanya jumlah yang kita dapat tidak seberapa. Selama ini gepeng bekerja sama dengan beberapa oknum abang becak. Bisa saja mereka sudah berkomunikasi lewat hp,” jelasnya. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved