Dana MTQ Diplot Rp 75 M

Menghadapi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh pada Juli 2019

Dana MTQ Diplot Rp 75 M
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud 

SIGLI - Menghadapi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh pada Juli 2019, panitia terus melakukan berbagai persiapan. Sementara dana yang diplotkan untuk event level provinsi tersebut mencapai Rp 75 miliar. “Anggaran provinsi tahun ini Rp 35 miliaran, tahun lalu Rp 20 miliar. Sedangkan dari APBK Pidie Rp 20 miliar,” kata Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud ST kepada Serambi, Jumat (22/2), seusai acara tanam pohon di arena MTQ.

Saat ditanya apa saja persiapan yang sedang dikerjakan, Wabup mengaku antara lain persiapan Auditorium Serbaguna di arena utama. Fasilitas pendukung lainnya yang sedang dikerjakan yakni landscap, pagar, saluran air, dan mushalla.

“Pekerjaan sisa lainnya yakni mempersiapan mimbar di gedung Meusapat Ureueng Pidie dan mimbar di Gedung Olah Raga (GOR). Pekerjaan ini tidak butuh waktu lama, kita pastikan terkejar,” kata Wabup.

Dia memastikan bahwa tinggal finalisasi beberapa pekerjaan, termasuk persiapan rumah-rumah untuk kafilah juga sudah dilakukan. Adapun fasilitas lain yang telah rampung, yakni penimbunan di arena utama. “Tinggal lagi mencari pasir kerikil untuk memadatkan timbunan,” jelasnya.

Meskipun dana keseluruhan mencapai Rp 75 miliar, namun Wabup memperkirakan bahwa kebutuhan anggaran akan kurang dari jumlah tersebut. “Mungkin kurang dari itu kebutuhannya. Beberapa dinas terkait ikut berbenah di sektor masing-masing, misalnya Dinas Perhubungan akan membenahi terminal. Begitu juga dengan jalan, akan dibenahi dinas terkait,” kata dia. Begitupun, Fadhullah TM Daud menegaskan bahwa kebutuhan yang sebenarnya akan terlihat ketika event berskala provinsi tersebut telah berjalan. “Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, kegiatan yang sangat kita harapkan ini bisa berlangsung dengan baik,” kata Wakil Bupati Pidie itu.

Sedikitnya 46 rumah warga dan sembilan penginapan/hotel disiapkan untuk tempat pemondokan para kafilah MTQ ke-34 tersebut. “Kafilah dari satu kabupaten akan ditempatkan di satu gampong. Satu gampong dua rumah, yang terdiri atas satu putra dan satu untuk putri. Jadi, untuk 23 kabupaten total rumah 46 unit,” tandas Mukhlis SSos MSi, Kepala Bidang Konsumsi, Akomodasi Kafilah, Tamu, dan Kebersihan MTQ ke-34.

Lokasi rumah-rumah ini terdapat di lima gampong di Kecamatan Kota Sigli, yakni Kuala Pidie, Pante Tengoh, Gampong Asan, Blang Asan, Blok Sawah, dan Blang Paseh. Kemudian di Kecamatan Pidie terdiri atas empat gampong, yaitu Tijue, Cot Tengoh, Perumnas Kampung Baru, dan Lampoh Lada.

“Untuk rumah warga akan diinapkan para peserta kafilah dari 23 kabupaten,” kata Mukhlis yang juga Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie.

Selain itu, saat ini ada 9 penginapan yang mulai didata. “Hotel ini akan dipakai untuk tamu-tamu muspida dari kabupaten, lalu dewan hakim, tamu provinsi, dan lainnya,” tambah Mukhlis.

Sebab, diperkirakan semua bupati/wali kota se-Aceh dan jajaran akan hadir ke Sigli pada pembukaan hingga berakhir pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut.

Untuk rumah warga, sebut dia, disiapkan rumah yang memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain ada kamar mandi/toilet minimal tiga unit, tersedia areal parkir mobil. Oleh karena itu, panitia saat ini sedang mengecek satu per satu rumah tersebut. “Rumahnya ini sudah disiapkan. Kita cek ulang sarana air bersih, MCK tersedia atau tidak,” jelasnya. Meskipun begitu, kata dia, hingga kini belum dipastikan kafilah mana misalnya yang akan menginap di gampong A.

“Kami harapkan dukungan semua pihak untuk membantu memberikan pelayanan bagi tamu-tamu dari kabupaten se-Aceh. Persiapan terus kita lakukan,” kata Mukhlis.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved