Breaking News:

Kasus DOKA

Wali Kota Sabang Kaget dan Bingung Saat Mengetahui Bakal Jadi Saksi Meringankan untuk Irwandi Yusuf

Saya benar-benar kaget nih. Karena, tidak pernah ada konfirmasi sama sekali dari pihak mana pun dengan saya dalam masalah ini, termasuk dari Sayuti.

Penulis: Subur Dani | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/IST
Wali Kota Sabang Nazaruddin dan Irwandi Yusuf 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Sabang Nazaruddin mengaku kaget dengan pengakuan Sayuti Abubakar SH, Kuasa Hukum Irwandi Yusuf, yang menyebutkan Nazaruddin akan menjadi salah satu saksi meringankan untuk Irwandi Yusuf dalam kasus suap DOKA 2018.

Kepada Serambinews.com, Senin (25/2/2019), Nazaruddin membantah tegas informasi tersebut, sebagaimana diberitakan Harian Serambi Indonesia di halaman muka, edisi hari ini.

"Saya benar-benar kaget nih. Karena, tidak pernah ada konfirmasi sama sekali dari pihak mana pun dengan saya dalam masalah ini, termasuk dari Sayuti Abubakar selaku Kuasa Hukum Irwandi Yusuf," kata Nazaruddin.

Baca: Jadwal Tes P3K Kemenag Ditunda, Ini Penjelasan Kabag Tu Kanwil Kemenag Aceh

Baca: Mahasiswa PBI UIN Ar Raniry Gelar Perjalanan Edukasi ke Brunei Darussalam-Malaysia

Baca: Keracunan Alkohol Usai Minum Miras Palsu di India, Korban Tewas Melonjak Jadi 150 Orang

Kepada Serambinews.com, Nazaruddin juga mengaku tidak mengenal Sayuti Abubakar.

"Bahkan saya tidak kenal sama sekali dengan Sayuti Abubakar," tandasnya.

Sebagai Wali Kota atau Kepala Pemerintahan Kota Sabang, Nazaruddin mengaku tidak dalam posisi meringankan dan juga tidak dalam posisi memberatkan Irwandi Yusuf dalam kasus yang sedang dihadapinya.

"Apalagi saya tidak tahu posisi saya dimana dalam hal ini. Begitu juga dengan materi kesaksian, apa yang harus saya bersaksi, ya tidak ada," katanya.

Begitu pun, dirinya sebagai pejabat publik tetap menjunjung tinggi proses hukum dan tahapan persidangan yang sedang dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Malah, selaku kepala daerah saya dituntut untuk mampu memberantas korupsi di mana saja dan kapan saja. Jadi, sekali lagi saya sampaikan bahwa dalam kasus ini tetap kita junjung tinggi dan hormati proses hukum yang sedang berlangsung," pungkasnya.

Seperti diberitakan hari ini, Sayuti Abubakar menyebutkan, Wali Kota Sabang, Nazaruddin bersama dua kepala daerah lainnya, yakni Bupati Aceh Barat H Ramli MS, dan Bupati Gayo Lues HM Amru akan tampil sebagai saksi a de charge atau saksi yang meringankan terhadap terdakwa kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan penerima gratifikasi, Irwandi Yusuf.

Tak hanya tiga kepala daerah itu, Sayuti juga menyebut beberapa nama lain, seperti mantan wali kota Sabang, Munawar Liza, mantan sekda Aceh, Husni Bahri TOB, dan Dermawan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved