Disbudpar Luncurkan ‘Calendar of Events’

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh me-launching calendar of events 2019

Disbudpar Luncurkan ‘Calendar of Events’
SERAMBINEWS.COM/AZHARI
Sebanyak 15 kapal layar dari 20peserta Sabang Marine Festival (SMF) ke II sudah tiba di Sabang. Ke 15 kapal bertiang tinggi itu kini berlabuh di Teluk Sabang. 

* Targetkan 3 Juta Wisatawan

BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh me-launching calendar of events 2019. Sepanjang tahun ini, akan digelar 100 even wisata, 10 di antaranya merupakan even unggulan.

“Dari 10 top event, paling unggulan yaitu Sabang Marine Festival. Tahun ini kami menargetkan 3 juta wisatawan nusantara dan 150 ribu dari mancanegara,” ujar Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin, saat meluncurkan calendar of events Aceh 2019, di aula Disbudpar Aceh, Banda Aceh, Senin (25/2).

Ia menjelaskan, kesepuluh even unggulan tahun ini yaitu, Sabang Marine Festival, Festival Ramadhan Kemah Wisata, Aceh Cullinary Festival, Pulau Banyak International Festival, Banda Aceh Coffee Festival, Festival Danau Lut Tawar, Saman Gayo Alas Festival, Aceh international Rapa-i Festival, dan Aceh International Diving Festival.

Jamaluddin mengatakan, 47 even melibatkan Disbudpar, pemerintah kabupaten/kota 49 even, dan Satuan Perangkat Kerja Aceh (SKPA) empat even. Mengusung tema ‘Aceh Hebat Melalui Ragam Pesona Wisata 2019’, atraksi wisata berbasis alam, budaya dan berkarakter daerah terangkum dalam calendar of events tersebut.

“Dari even-even tersebut, tiga di antaranya masuk dalam calender of events Wonderful Indonesia 2019 Kemenpar RI. Yaitu Aceh Cullinary Festival, Saman Gayo Alas Festival, dan Aceh International Diving Festival,” imbuh Jamaluddin.

Di sisi lain, dia juga menegaskan, melalui anugerah ‘World Best Halal Cultural Destination’ yang digelar International Travel Week (ITW) 2016 lalu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), akan menjadi komitmen bersama mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan memperhatikan positioning dan diferensiasi yang dimiliki Aceh, kekayaan alam, dan budaya, dan ragam pesona menjadi prioritas pengembangan dan percepatan.

Pemasaran destinasi wisata Aceh akan menngadopsi strategi BAS (branding, advertising, dan selling) dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai budaya Aceh yang islami.

“Serangkaian atraksi wisata unik dan menarik akan digelar sepanjang 2019 diharapkan tidak hanya mampu menarik wisnus dan wisman, tapi juga membangun semangat entrepreneurship bagi pelaku industri pariwisata di daerah,” imbuh Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani.(rul)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved