Irwandi Disebut Terima Rp 29,89 M

Direktur Utama (Dirut) PT Tuah Sejati, Muhammad Taufik Reza mengungkapkan, gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf

Irwandi Disebut Terima Rp 29,89 M
ANTARA /SIGID KURNIAWAN
TERDAKWA kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 dan kasus dugaan penerimaan gratifikasi pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang, Irwandi Yusuf (kiri) berbincang dengan kuasa hukumnya saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/2). Sidang gubernur Aceh nonaktif tersebut beragendakan mendengarkan keterangan enam orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. 

* Bagian dari Gratifikasi Rp 32,4 M Proyek Dermaga Sabang

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Tuah Sejati, Muhammad Taufik Reza mengungkapkan, gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf menerima uang sekitar Rp 29,89 miliar dari Board of Management Nindya Sejati Joint Operation terkait proyek pembangunan dermaga bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Informasi itu diungkapkan Taufik mengonfirmasi berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Taufik bersaksi untuk terdakwa Irwandi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/2) sore.

“Ini di BAP nomor 32, Saudara menerangkan sesuai permintaan Saudara Izil Azhar maka jumlah rill dari dana yang diterima Irwandi Yusuf tersebut berjumlah Rp 29.890.500.000. Ini Saudara pernah menerangkan itu ya?” tanya jaksa KPK kepada Taufik. “Iya, Pak,” jawab Taufik.

Dalam dakwaan, Irwandi disebut menerima gratifikasi sebesar Rp 32,4 miliar. Kemudian, jaksa KPK kembali mengonfirmasi BAP Taufik, bahwa dari total tersebut, Izil menikmati sisanya, sekitar Rp 2,56 miliar.

“Jadi di pencatatan itu ada pencatatan yang mintanya besar-besar itu, itu untuk keperluan lain-lain, tapi ada juga permintaan khusus Pak Izil sendiri dia meminta untuk keperluannya dia,” ungkap Taufik.

Jaksa KPK menanyakan apakah pengeluaran untuk Irwandi dan Izil dicatat secara terpisah. Taufik menjawab, pencatatan pengeluaran untuk keduanya dilakukan dalam catatan yang sama. “Pencatatannya sama, tapi kita bisa baca keperluannya (untuk siapa),” kata Taufik.

Tidak sekali
Irwandi didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 32,4 miliar. Pada 2008, menurut jaksa, Irwandi melalui orang kepercayaannya yakni Izil Azhar, menerima 18 kali pemberian uang dengan nilai total Rp 2,9 miliar.

Izil merupakan salah satu anggota tim sukses Irwandi pada Pilkada Aceh 2007. Menurut jaksa, uang tersebut diberikan Board of Management Nindya Sejati Joint Operation, Heru Sulaksono dan Zainuddin Hamid alias Let Bugeh. Pemberian oleh keduanya melalui Sabir Said (kepala proyek pembangunan dermaga Sabang), dan Muhammad Taufik Reza.

Kemudian, pada 2009, Irwandi melalui Izil Azhar menerima uang senilai Rp 6,9 miliar melalui delapan kali transaksi.

Halaman
1234
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved