Diduga Cabuli Santri di Bawah Umur, Polisi Tangkap Pemilik Pesantren di Aceh Tengah

"Benar, kami telah menahan terlapor atasa nama AD, setelah yang bersangkutan memenuhi panggilan sebagai saksi" sebut Yudi.

Diduga Cabuli Santri di Bawah Umur, Polisi Tangkap Pemilik Pesantren di Aceh Tengah
rri.co.id
Setelah Dicekoki Video tak Senonoh, Pemilik Pondok Pesantren Cabuli Santri Berusia 15 Tahun. Pemilik Pondok Pesantren Cabuli Santri Berusia 15 Tahun 

SERAMBINEWS.COM - Kasus pencabulan yang terjadi di Aceh Tengah mengejutkan warga.

Pencabulan terjadi terhadap seorang santriwati di bawah umur. Korban masih berumur 15 tahun.

Kali ini, seorang pemilik pesantren di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, berinisial AD, ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap santrinya sendiri, AS (15), Senin (25/2/2019).

Kasatreskrim Polres Bener Meriah, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra mengatakan, AD ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila tersebut setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama lebih kurang delapan jam di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bener Meriah.

"Benar, kami telah menahan terlapor atasa nama AD, setelah yang bersangkutan memenuhi panggilan sebagai saksi" sebut Yudi.

"Delapan jam kita periksa, terlapor sempat memberi keterangan yang berbelit-belit, sehingga meyakinkan kita untuk mengubah status dari saksi menjadi tersangka," kata Yudi kepada Kompas.com, Rabu (27/2/2019).

Yudi mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, peristiwa itu terjadi pada Desember 2018, sekitar Pukul 14.30 WIB.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban yang berada di asrama pesantren dipanggil ke rumah AD yang merupakan pimpinan pesantren.

Tersangka menyampaikan informasi terkait undangan pelantikan santri nasional di Banda Aceh.

Korban diperintahkan untuk mengganti pakaian guna persiapan berangkat ke lokasi acara.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved