Breaking News:

Suami Istri Dibunuh

Tragedi berdarah kembali menggemparkan warga Kota Banda Aceh setelah pasangan suami istri (pasutri) dibunuh

Editor: bakri
Suami Istri Dibunuh
IST

* Pelakunya Pekerja di Tempat Usaha Korban

BANDA ACEH - Tragedi berdarah kembali menggemparkan warga Kota Banda Aceh setelah pasangan suami istri (pasutri) dibunuh secara keji oleh seorang pemuda lajang yang tak lain adalah pekerjanya sendiri.

Pasutri yang menjadi korban pembunuhan itu adalah M Nasir bin Ilyas dan Roslinda binti Ridwan, pemilik Warung Nasi Pecal di Jalan T Iskandar, Simpang Ilie, Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Tersangka pembunuhan itu adalah Iskandar (21) yang bekerja di tempat usaha korban sejak Oktober 2018.

M Nasir (50) dan istrinya, Roslinda (45) yang ditemukan bersimbah darah di kamar warungnya akibat luka tebasan dan tikaman benda tajam yang dilakukan Iskandar, pemuda asal Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara.

Kepada polisi, Iskandar berdalih sakit hati kepada majikannya, M Nasir dan istrinya, Roslinda, karena sering memarahi dan memakinya saat bekerja.

Pembunuhan itu direncanakan sedemikian rupa oleh tersangka, termasuk dengan mempersiapkan sebilah parang, sebilah pisau dapur, dan satu cutter yang belakangan diketahui milik korban dan berada di dalam warung nasi pecal tersebut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH dalam konferensi pers di indoor Mapolresta, Selasa (26/2) pagi menjelaskan tersangka Iskandar ditangkap setengah jam setelah peristiwa itu terjadi tepatnya sekitar pukul 04.00 WIB, di depan sebuah bengkel Jalan T Nyak Makam, kawasan Gampong Doy, masih dalam Kecamatan Ulee Kareng.

Pembunuhan itu sendiri, lanjut Kapolresta yang ikut didampingi Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK dan Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mawardi SE MM terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.

“Kasus itu pertama kali diketahui oleh menantu korban, Dani Alfairus (27) yang juga tinggal di warung itu karena mendengar suara ribut dari dalam kamar mertuanya,” kata Kombes Trisno.

Merasa ada yang tak beres, Dani dan istrinya, Aini (anak kandung korban), bergegas ke kamar orang tua mereka, M Nasir dan Roslinda. Sebelum masuk ke kamar, Dani sempat meminta bantuan Subardi, suami dari Husna (seorang pekerja lainnya di warung itu) yang tinggal di lantai dua, sehingga keduanya berhasil mendobrak pintu kamar korban yang dikunci dari dalam saat eksekusi itu berlangsung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved