Sopir Truk Pembawa Minyak Jadi Tersangka

Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menetapkan Iw (40), sopir truk pembawa 10 ton minyak hasil olahan

Sopir Truk  Pembawa Minyak Jadi Tersangka
ARI LASTA IRAWAN, Kapolres Lhokseumawe

* Kasus TNI Tangkap Truk Pembawa 10 Ton Minyak

LHOKSEUMAWE – Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menetapkan Iw (40), sopir truk pembawa 10 ton minyak hasil olahan sebagai tersangka. Kecuali itu, polisi terus mengembangkan kasus dengan meminta sejumlah saksi.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, AKP Indra Trinugraha Herlambang SH SIK kepada Serambi kemarin menyebutkan, saat ini pihaknya sudah meminta keterangan dua saksi yang menangkap. Hasil dari pemeriksaan, polisi sudah menjadikan Iw selaku sopir truk yang berasal dari Aceh Timur sebagai tersangka. “Kini tersangka sudah ditahan di Mapolres Lhokseumawe,” ungkap Kapolres.

Ari Lasta Irawan menjelaskan, kini pihaknya terus melakukan pengembangan guna memastikan minyak olahan tersebut, berasal dari mana. Selain itu, polisi segera akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik truk. Kemudian, juga dilakukan pemanggilan orang yang akan menampung minyak tersebut.

Sebagaimana diberitakan Serambi edisi Rabu (26/2), anggota gabungan Tim Intelrem 011/Lilawangsa dan Staf Intel Kodim 0103/Aceh Utara menangkap truk yang membawa sepuluh ton minyak hasil olahan yang diduga sudah berjenis bensin (premium) di jalan raya kawasan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Senin (25/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Beberapa jam kemudian, truk berisi minyak beserta sopir yang berinisal Iw (40) asal Aceh Timur, diserahkan ke Polres Lhokseumawe.

Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto melalui Pasi Intel Dim 0103/Aceh Utara, Kapten Lisker Malau menjelaskan, saat itu ada beberapa personel TNI yang sedang dalam perjalanan pulang dari Batuphat, Muara Satu, menuju pusat Kota Lhokseumawe. Dari arah berlawanan melaju truk colt BL 8610 DB yang diduga membawa minyak.

Dugaan itu didasarkan atas tebaran bau minyak yang sangat menyengat ketika truk tersebut berpapasan dengan kendaraan aparat TNI. Hal itu membuat anggota TNI curiga. “Karena naluri yang kuat maka langsung kami cek dan geledah. Di dalam mobil ditemukan 48 drum berisi minyak olahan tanpa dilengkapi dokumen. Minyak tersebut sudah berjenis bensin, tapi hasil olahan,” kata Kapten Lisker Malau.

Sesuai pengakuan sopir, lanjut Lisker Malau, minyak tersebut berasal dari Rantau Peureulak, Aceh Timur, hendak dibawa ke Banda Aceh. “Setelah kita lakukan pemeriksaan, selanjutnya mobil beserta minyak dan sopirnya kita serahkan ke Polres Lhokseumawe untuk proses hukum lebih lanjut,” demikian Kapten Lisker Malau. (bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved