Beri Kuliah Umum di Politeknik Lhokseumawe, Menteri Agraria Sampaikan Hal Ini kepada Mahasiswa

Putera kelahiran Aceh Timur menyampaikan materi yang sama dalam kuliah umum tersebut, “Kesiapan Indonesia menghadapi revolusi Industri 4.0”.

Beri Kuliah Umum di Politeknik Lhokseumawe, Menteri Agraria Sampaikan Hal Ini kepada Mahasiswa
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Dr Sofyan A Djalil pada Jumat (1/3/2019) mengisi kuliah umum di Kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) dan Universitas Malikussaleh (Unimal). 

Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Dr Sofyan A Djalil pada Jumat (1/3/2019) mengisi kuliah umum di Kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) dan Universitas Malikussaleh (Unimal).

Putera kelahiran Aceh Timur menyampaikan materi yang sama dalam kuliah umum tersebut, “Kesiapan Indonesia menghadapi revolusi Industri 4.0”.

Sofyan saat menyampaikan materi kuliah umum didampingi Direktur PNL Ir Nahar MT dan Wakil Direktur Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Sistem Informasi Rizal Syahyadi MEngSc.

Sedangkan di Unimal diterima Rektor Dr Herman Fithra Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kehumasan dan Hubungan Eksternal Universitas Malikussaleh.

Saat memulai mengisi kuliah umum di PNL, Sofyan bercerita tentang masa kecilnya ketika menjadi guru Madrasah Ibtidaiyah dan bekerja pada sebuah perusahaan karet di Aceh Timur.

Lalu ia merantau ke Jakarta.

Baca: Isi Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry, Menteri Sofyan Djalil Ingatkan Mahasiswa Bahaya Jejak Digital

Baca: Menteri Agraria Janji Selesaikan HGB Unigha

Baca: VIDEO - Menteri Agraria Salurkan Sertifikat Tanah Wakaf di Aceh Barat

Lalu setelah setahun lebih jadi menjadi petugas di sebuah masjid di kawasan Jakarta baru kuliah di Fakultas Hukum UI.

“Saya menyelesaikan pendidikan S1 saya, ketika sudah berumur 32 tahun,” katanya.

Menurut Sofyan salah satu faktor yang membawa seseorang untuk sukses adalah Attitude (sikap, tingkah laku atau perilaku) dalam semua hal, termasuk dalam merespon setiap informasi di media sosial.

“Media sosial sangat bermanfaat jika digunakan pada hal positif. Misalnya untuk belajar maupun untuk kebutuhan informasi sesuai dengan apa yang diinginkan,” ujar Sofyan.

Tapi tapi media sosial ini juga sangat berbahaya jika disalahgunakan. Karen itu Sofyan mengingatkan mahasiswa agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarluaskan informasi melalui media sosial.

Sebab jejak digital tersebut akan merekam seluruh aktifitas yang terhubung dengan internet.

“Jangan sampai karena jejak digital menyebabkan kamu kesulitas di masa yang akan datang,” ujar Sofyan. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved