Konflik Pakistan - India: Pilot India Sempat Menembak Sebelum Dihajar Warga

Pemerintah Pakistan menyatakan bakal membebaskan seorang pilot India, pada Jumat (1/3/2019), beberapa hari setelah pesawat tempurnya ditembak jatuh

Konflik Pakistan - India: Pilot India Sempat Menembak Sebelum Dihajar Warga
MENTERI INFORMASI PAKISTAN
Menteri informasi Pakistan mencuitkan video yang menunjukkan pilot India yang ditangkap 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Pakistan menyatakan bakal membebaskan seorang pilot India, pada Jumat (1/3/2019), beberapa hari setelah pesawat tempurnya ditembak jatuh dalam pertempuran udara India-Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, mengungkapkan keputusan tersebut di parlemen setelah mengatakan dalam sebuah pidato bahwa Pakistan berfokus pada de-eskalasi konflik.

Seiring dengan keputusan itu, muncul cerita seputar penangkapan pilot India itu

Sejumlah saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa pesawat jet India yang diterbangkan Letnan Kolonel Abhinandan Varthaman ditembak jatuh di Desa Horran di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan pada Rabu (27/2/2019).

S
Letnan Kolonel Abhinandan Varthaman/AFP

Kepala desa Horran mengisahkan penangkapan dramatis Abhinandan dalam wawancara dengan BBC.

"Saya bermaksud menangkap pilot itu hidup-hidup. Saya melihat bendera India di parasutnya dan tahu bahwa ia orang India," kata Muhammad Razzaq Chaudry.

Laki-laki berusia 58 tahun itu mengatakan ia menyaksikan jet tempur MiG-21 ditembak dan jatuh ke darat pada Rabu pagi.

Ia berkata bahwa ia buru-buru pergi ke lokasi jatuh, sementara warga desa lainnya juga menuju ke sana.

"Saya takut mereka akan melukainya atau ia akan melukai mereka," kata Chaudhry, yang berafiliasi dengan partai PTI yang dipimpin Perdana Menteri Imran Khan.

S
Tentara Pakistan memeriksa puing-puing yang dikatakan sebagai pesawat tempur India yang ditembak jatuh/AFP.

Ketika sampai di lokasi, ia mendengar si pilot bertanya ke beberapa warga apakah ia telah mendarat di India, dan salah seorang warga, anak lak-laki yang berpikir cepat, menjawab "Ya".

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved