Akibat Kedatangan Angkatan Perang Indonesia, India & Pakistan Gelagapan Akhiri Konflik Bersenjata

Hal ini bermula saat pasukan Pakistan berusaha memasuki teritori Kashmir India untuk memicu pemberontakan oleh Kashmir.

Akibat Kedatangan Angkatan Perang Indonesia, India & Pakistan Gelagapan Akhiri Konflik Bersenjata
Nikkei Asian Review / Jun Suzuki
Ulang tahun TNI ke-72 di Tanjung Priok, Cilegon, Banten 

Rencana ini gagal dan penyusup dapat ditemukan, sehingga India membalas hal ini.

Pertumpahan darah seakan membayangi kedua negara.

Namun dalam hal ini Pakistan terdesak karena kalah dalam kekuatan militer.

Rakyat Indonesia melalui Soekarno merasa prihatin akan perang India-Pakistan.

Bagaimana tidak, Pakistan dan India adalah sahabat dekat Indonesia, apalagi pemimpin kedua negara saat itu Jawaharlal Nehru dan Mohammad Ali Bogra beserta Soekarno dan Ali Sastroamidjojo ikut mempelopori terbentuknya Konferensi Asia-Afrika.

Pokoknya peperangan antar anggota KAA itu harus diakhiri.

Soekarno bersama para pemimpin negara-negara di dunia saat Konferensi Asia Afrika 1954 di Bandung. newagbd

Baca: Ditelantarkan Ibunya, Bocah 13 Tahun Asal Manado Harus Rawat Kedua Adiknya di Rumah Kontrakan

Baca: Kisae, Mahasiswi Cantik Asal Jepang yang Mahir Bermain Rapai

Soekarno kemudian memerintahkan satuan kapal selam Korps Hiu Kencana TNI AL untuk segera berlayar menuju Pakistan.

Maka dipersiapkanlah Kapal Selam (KS) RI Nagarangsang dan RI Bramasta bersenjata lengkap.

Kedua kapal selam itu diperintahkan untuk segera berlayar menuju Karachi.

Jalur pelayaran mereka pun harus menghindari rute pelayaran kapal niaga.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved