Talut Senilai Rp 21 Miliar Runtuh

Talut jalan yang dibangun di Desa Teluk Rumbia hingga Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, runtuh di dua titik

Talut Senilai Rp 21 Miliar Runtuh
SERAMBI/DEDE ROSADI
Talud jalan menuju Teluk Rumbia dan Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil runtuh, Jumat (1/3)SERAMBI/DEDE ROSADI 

* Baru Dua Bulan Selesai Dibangun

SINGKIL - Talut jalan yang dibangun di Desa Teluk Rumbia hingga Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, runtuh di dua titik, Kamis (28/2). Proyek talut itu dibangun dengan anggaran senilai Rp 21 miliar pada tahun 2018, namun tidak tuntas lantaran masa pengerjaannya keburu berakhir.

Berdasarkan pantauan Serambi, Jumat (1/3), talut jalan yang ambruk terjadi di dua titik. Masing-masing sepanjang 30 dan sepuluh meter. “Ambruknya setelah kawasan itu diguyur hujan deras pada Kamis lalu,” kata Pukak Dragon, warga Rantau Gedang.

Talut sepanjang 30 meter ambruk ke dasar sungai sehingga material runtuhannya tak terlihat lagi. Sedangkan satu titik lagi runtuh ke arah jalan yang baru ditimbun. Talut tersebut tingginya semeter lebih dibangun sepanjang jalan sebelum dilakukan penimbunan.

Pukak Dragon mengatakan, selain runtuh, sebagian lagi talutnya retak. Kondisi tersebut menunjukkan tingkat kualitas pengerjaannya, mengingat baru sekitar dua bulan lalu selesai dikerjakan, tapi sebagiannya sudah rubuh dan retak.

Pukak Dragon berharap Pemkab Aceh Singkil segera memperbaiki talut yang ambruk tersebut. Pemerintah daerah juga ia desak menuntaskan pembangunan jalan ke Teluk Rumbia dan Rantau Gedang agar dapat dilalui, mengingat akibat tak tuntasnya pekerjaan jalan sehingga tetap terendam banjir.

Sebagimana diketahui, proyek pembangunan jalan Singkil menuju Rantau Gedang dan Teluk Rumbia senilai Rp 21 miliar itu tak tuntas pengerjaannya. Hal itu memicu gelombang unjuk rasa warga ke Kantor Bupati Aceh Singkil beberapa pekan lalu. Warga mendesak dilakukan audit serta pembangunannya cepat dituntaskan.

Menanggapi hal itu Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menyatakan, pembangunan jalan ke Teluk Rumbia dan Rantau Gedang dilanjutkan tahun 2020. Bupati juga memastikan akan dilakukan audit terhadap proyek yang menjadi sorotan warga tersebut. (de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved