5 Fakta Peluru Nyasar Saat Razia BNN, Dengar Suara Tembakan Berkali-Kali Lalu Dadanya Berdarah

Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang setelah dada kirinya terkena peluru tajam.

5 Fakta Peluru Nyasar Saat Razia BNN, Dengar Suara Tembakan Berkali-Kali Lalu Dadanya Berdarah
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Muhammad Akbar Tanjung (17) mengalami luka tembak dibagian dada sebelah kiri saat adanya razia gabungan yang dilakukan oleh BNN Sumsel di eks lokalisasi Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/3/2019).(KOMPAS.com/AJI YK PUTRA) 

SERAMBINEWS.COM -  Seorang pemuda asal Palembang, Muhammad Akbar Tanjung (17), diduga menjadi korban salah tembak saat petugas Badan Narkotika Nasional ( BNN) melakukan razia pada hari Kamis (28/2/2019).

Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang setelah dada kirinya terkena peluru tajam.

Kepala BNN menjelaskan, hingga saat ini masih lakukan penyelidikan atas dugaan salat tembak tersebut.

 
Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Seorang pemuda diduga jadi korban salah tembak

Muhammad Akbar Tanjung (17) mengalami luka tembak di dada kiri saat adanya razia gabungan di eks lokalisasi Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarami Palembang, Sumatera Selatan.

Akibatnya, Akbar kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Myria Palembang.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang warga yang terluka saat razia yang digelar pada Kamis (28/2/2019) malam kemarin.

Pihaknya saat ini sedang menelusuri apakah Akbar terkena luka tembak dari petugas atau bukan.

"Iya, memang benar ada yang terluka, sekarang lagi mau cek ke rumah sakit, akan dipastikan itu kesalahan dari siapa," kata Jhon saat dihubungi melalui telepon.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved