10 Penari Gayo ke India

10 Penari dari Sanggar Gayo Meriah akan diberangkatkan ke New Delhi, Ibu Kota India, mewakili Indonesia

10 Penari Gayo ke India
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Drs Reza Fahlevi MSI. 

* Mewakili Indonesia di ABU Internasional Dance Festival

REDELONG - 10 Penari dari Sanggar Gayo Meriah akan diberangkatkan ke New Delhi, Ibu Kota India, mewakili Indonesia dalam acara Festival Tari Internasional Negara-negara Anggota Asia Pasific Broadcasting Union atau ABU Internasional Dance Festival. Acara tersebut dijadwalkan pada 7-9 maret 2019.

Perihal keberangkatan 10 penari Gayo tersebut diungkapkan Plt Bupati Bener Meriah Tgk H Abuya Sarkawi, saat memperkenalkan tim penari dari Sanggar Gayo Meriah pada acara Festival Durian di Air Terjun Reje Ilang, Kampung Meriah Jaya Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (2/3).

ABU Internasional Dance Festival merupakan suatu wadah tempat bernaungnya lembaga-lembaga penyiar se-Asia Pasific yang beranggotakan 257 lembaga penyiaran dari 57 negara di dunia, termasuk di dalamnya Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI).

“Keikutsertan penari tersebut dalam rangka memperkenalkan budaya bangsa Indonesia, sekaligus untuk menelusuri jejak dan ikatan sejarah rekaman radio perjuangan Radio Rimba Raya di saat Agresi Militer Belanda II tahun 1948 sampai 1949,” kata Abuya.

Radio Rimba Raya dikatakan Abuya, menjadi saksi sejarah perjuangan dalam mempertahankan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang kini rekamannya masih berada di All India Radio. “Rekaman perjuangan itu perlu dimiliki kembali sebagai nilai sejarah bangsa Indonesia, sekaligus memperkenalkan kesenian Dataran Tinggi Gayo di kancah internasional serta mempererat hubungan dengan negara-negara Asia Pasifik,” sebut Abuya Sarkawi.

Kegiatan Festival Durian ini dibuka langsung oleh Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Destinasi Regional II Reza Fahlevi. Dalam kesempatan itu, Reza Fahlevi, mengatakan, Bener Meriah akan menjadi salah satu destinasi wisata terindah dan tidak sama dengan daerah lain.

Sementara itu, Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Destinasi Regional II kementerian Pariwisata, Reza Fahlevi, saat membuka Kegiatan Festival Durian mengapresiasi kegiatan Festival Durian yang dilaksanakan di Bener Meriah.

Dia mengatakan, untuk mengembangkan sektor pariwisata perlu ada 5C. 5C dimaksud, pertama creatif seperti halnya ide kreatif kegiatan Festival Durian tersebut. Kedua, commercial harus memberi dampak ekonomi dengan melibatkan banyak pihak seperti petani durian, penjual makanan pengelola parkir dan lain-lain.

Ketiga communication, yaitu dengan adanya komunikasi, festival ini lebih banyak dikenal orang kemudian dipublikasikan dan diviralkan oleh media-media. “Keempat consistent, agar berkelanjutan dan menjadi aktivitas tahunan, dan kelima commitment yaitu perlu adanya dukungan dari kepala daerah dan semua sektor terkait,” ujarnya.

Anggota DPR-RI Nasir Jamil sangat mendukung sepenuhnya pengembangan objek wisata di Bener Meriah dan berharap bisa bersaing dengan provinsi lainnya.(c51)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved