Guru SMAN Unggul Sigli Wakili Indonesia ke Korsel

Mutiawati (35), guru matematika SMAN Unggul Sigli, mewakili Indonesia mengikuti pelatihan sebagai pendidik

Guru SMAN Unggul Sigli Wakili Indonesia ke Korsel
IST
MUTIAWATI (35) guru Matematika SMA negeri Unggul Sigli, Pidie di Jakarta sebelum berangkat ke Korea Selatan mewakili Indonesia, Sabtu (2/3). 

SIGLI - Mutiawati (35), guru matematika SMAN Unggul Sigli, mewakili Indonesia mengikuti pelatihan sebagai pendidik di Korea Selatan (Korsel), Minggu (3/3). Kepergiannya ke Korsel setelah Mutiawati lolos seleksi mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan RI.

“Ibu Mutia sudah berangkat pada Sabtu (2/3) malam dari Jakarta ke Korea Selatan,” ujar Drs Maidan, Kepala SMAN Unggul Sigli, kepada Serambi, Minggu (3/3).

Mutiawati merupakan alumnus FKIP Matematika Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. Dia berasal dari Teupin Raya, Glumpang Tiga, Pidie.

Mutiawati tercatat sebagai guru matematika berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia juga pernah mengenyam pendidikan program guru di Malaysia sebelum menjadi PNS. “Mengajar di SMAN Unggul Sigli sejak tahun 2007,” jelas Maidan.

Dikatakan, ini adalah salah satu program Kemendikbud tahun 2019. Program ini bernama pengiriman guru dan tenaga kependidikan ke luar negeri. Tujuannya, ada 12 negara di antaranya Korea Selatan, Belanda, dan lainnya.

Untuk pendidikan matematika dikirim sebanyak 20 orang ke Korea National Universty of Education. Mereka terdiri atas tujuh guru matemtika tingkat SMP dan 10 orang tingkat SMA, plus tiga orang instruktur dari pendidikan matematika.

“Kami berada di sana selama 21 hari, sejak 3 sampai 22 Maret di KNUE,” kata Maidan, mengutip keterangan Mutiawati. Proses rekrutmennya melalui beberapa tahapan seleksi yang dilakukan oleh pihak pendidikan matematika langsung.

“Syarat pesertanya merupakan alumni terbaik instruktur nasional/instruktur provinsi/ataupun kegiatan-kegiatan yang dibuat 2-3 tahun terakhir. Alhamdulillh, saya alumni terbaik instruktur nasional tahun 2016. Saya juga instruktur provinsi tahun 2018. Kemudian ya, saya ikut seleksi administrasi menulis short essay di dalam bahasa Inggris, kemudian wawancara melalui video call juga dalam bahasa Inggris, serta komitmen dan dedikasi serta juga keaktifan dalam forum MGMP. Kebetulan saya juga wakil ketua MGMP matematika Kabupaten Pidie. Alhamdulillh saya lulus mengikuti serangkaian proses seleksinya,” katanya.

“Kami harapkan dapat kesempatan ini bisa membuka wawasan keilmuan saya yang nantinya dapat saya dibagikan ilmunya terhadap guru yang lain di Aceh. Sehingga mutu pendidikan matematika di Aceh dapat meningkat,” pungkasnya.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved